Usulan Pasar Ranggeh DPRD Pasuruan: Tingkatkan Ekonomi dan PAD Rakyat

Potensi Ekonomi di Pasar Ranggeh

Pasar Ranggeh, yang berada di Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat setempat. Sebagai pusat distribusi langsung dari para petani, pasar ini tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga menjadi jalur pengiriman hasil panen langsung kepada konsumen. Aktivitas perdagangan di kawasan ini dinilai menyimpan potensi ekonomi yang besar.

Keunggulan Pasar Ranggeh

Salah satu keunggulan utama dari Pasar Ranggeh adalah harga barang yang lebih murah dan kualitas produk yang lebih segar. Hal ini disebabkan oleh model perdagangan yang tidak melalui banyak perantara. Banyak pedagang di sini merupakan para petani yang menjual hasil panennya secara langsung.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Rias Judikari Drastika, model ini membuat rantai distribusi lebih pendek, sehingga memengaruhi harga dan kualitas produk. Ia menilai bahwa kondisi ini menjadi potensi ekonomi yang baik bagi masyarakat sekaligus peluang bagi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pengelolaan pasar rakyat.

Dilema Penataan

Meskipun memiliki potensi ekonomi yang besar, keberadaan pedagang yang berjualan di sepanjang badan jalan juga menimbulkan persoalan kenyamanan dan penataan kawasan. Oleh karena itu, diperlukan langkah penataan yang tetap mempertahankan aktivitas ekonomi pedagang, namun juga menghadirkan kenyamanan bagi pembeli serta ketertiban kawasan.

Rias menegaskan bahwa penataan harus dilakukan dengan pendekatan yang tidak merugikan pedagang. Tujuannya adalah agar pedagang lebih nyaman berdagang dan pembeli merasa aman serta mudah menjangkau. Menurutnya, penataan yang baik dapat dilakukan dengan menyediakan area yang lebih representatif bagi pedagang tanpa harus memindahkan mereka terlalu jauh dari lokasi saat ini yang sudah dikenal masyarakat.

Peran Pemerintah Daerah

Pemerintah daerah perlu berdialog dengan para pedagang untuk mengetahui kebutuhan mereka sebelum merancang skema penataan. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan ditemukan solusi yang saling menguntungkan. Pedagang tetap bisa berjualan dengan nyaman, sementara masyarakat juga mendapatkan tempat belanja yang lebih tertata.

Ia juga menilai bahwa apabila kawasan tersebut dapat dikelola dengan baik, Pasar Ranggeh berpotensi menjadi pusat perdagangan hasil pertanian yang kuat di Kabupaten Pasuruan. Selain menggerakkan ekonomi rakyat, pengelolaan yang baik juga dapat membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi pasar.

Kontribusi Retribusi Pasar

Kepala UPT Pasar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Iwan Wahyudi, mengatakan bahwa saat ini pasar tumpah tersebut sudah memberikan kontribusi retribusi, meskipun nilainya masih terbatas. Dari aktivitas pedagang yang ada, potensi retribusi saat ini berkisar antara Rp75.000 hingga Rp100.000 per hari.

Namun ia mengakui pengelolaan pasar tumpah tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, salah satunya belum adanya pendataan pedagang secara menyeluruh. Di samping itu, jam operasional pasar yang berlangsung pada dini hari, yakni sekitar pukul 02.00 hingga 06.00 WIB, juga menjadi tantangan tersendiri karena keterbatasan petugas di lapangan.

Lokasi pedagang yang berada di badan jalan juga menjadi persoalan kewenangan karena area tersebut berada di luar pengelolaan langsung pasar. Karena itu, ke depan pihaknya berencana berkoordinasi dengan instansi terkait serta menjalin komunikasi dengan paguyuban pedagang untuk mencari solusi pengelolaan yang lebih efektif.

Alternatif Solusi

Salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan adalah penyediaan area khusus atau penataan lokasi berdagang agar aktivitas pasar tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi jalan. Yang penting adalah bagaimana pedagang tetap bisa berdagang dengan baik, pembeli juga nyaman, dan pengelolaannya bisa lebih tertib.

Melalui diskusi tersebut, DPRD berharap potensi ekonomi rakyat di Pasar Ranggeh dapat terus berkembang melalui penataan yang tepat. Dengan pengelolaan yang lebih baik, pasar tradisional tidak hanya menjadi ruang perdagangan masyarakat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *