Mengenal Produk-produk Legendaris yang Berada di Bawah Wings Group
Produk-produk seperti Sabun Ekonomi, So Klin, dan Mie Sedaap mungkin sudah sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia. Produk-produk tersebut adalah bagian dari bisnis konsumen cepat saji (Fast-Moving Consumer Goods atau FMCG) yang dikelola oleh konglomerasi besar bernama Wings Group. Meski begitu, banyak orang masih penasaran dengan cara untuk berinvestasi pada perusahaan ini.
Status Perusahaan Induk Wings Group
Perusahaan induk utama Wings Group, yaitu PT Sayap Mas Utama, hingga saat ini masih berstatus sebagai perusahaan privat dan belum terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Keputusan ini biasanya didasari oleh keinginan pemilik untuk mempertahankan kendali penuh atas bisnisnya, menghindari kewajiban publikasi keuangan yang ketat, serta memiliki fleksibilitas dalam pengambilan keputusan bisnis jangka panjang tanpa tekanan dari pasar modal.
Namun, meskipun tidak terdaftar di BEI, kamu tetap bisa berinvestasi melalui perusahaan afiliasi mereka. Di tahun 2025 ini, performa saham-saham afiliasi tersebut justru menarik perhatian pasar. Beberapa emiten yang terkait dengan Wings Group antara lain:
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB)

PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB) adalah bank yang memiliki koneksi kepemilikan paling langsung dengan Wings Group. MASB dikendalikan mayoritas oleh PT Wings Surya, salah satu entitas inti dari konglomerasi Wings. Dengan kepemilikan langsung ini, MASB mendapatkan dukungan likuiditas dan jaringan korporasi yang sangat kuat, menjadikannya salah satu bank yang paling diuntungkan dari kekuatan finansial Wings.
Performa MASB di pasar modal selama tahun 2025 menunjukkan tren penguatan seiring dengan strategi bank ini yang fokus pada layanan perbankan korporasi dan komersial, memanfaatkan relasi dengan ekosistem bisnis Wings. Saham MASB cenderung memiliki harga yang lebih premium dibandingkan BGTG karena adanya backing langsung dari Wings Surya.
PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC)

Beralih ke sektor industri, PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) adalah emiten yang memiliki hubungan bisnis yang sangat vital dengan Wings Group. UNIC merupakan produsen utama Linear Alkyl Benzene (LAB) dan Alkyl Benzene Sulfonic Acid (ABS), yaitu bahan baku krusial yang digunakan dalam pembuatan deterjen. Mengingat Wings Group adalah produsen deterjen terbesar di Indonesia (So Klin, Daia, dll.), UNIC hampir pasti menjadi pemasok utama bagi kebutuhan bahan baku mereka.
Kinerja saham UNIC sangat bergantung pada harga komoditas kimia dan volume permintaan dari industri FMCG, terutama Wings. Di tahun 2025, peningkatan permintaan domestik akan produk pembersih telah memberikan dorongan positif pada pendapatan UNIC. Jika Wings Group meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan pasar, secara otomatis laba UNIC juga berpotensi terdongkrak.
Alternatif Investasi yang Prospektif
Meskipun kamu belum bisa membeli saham induk Wings Group secara langsung, kamu memiliki alternatif yang sangat prospektif. Dengan memperhatikan saham-saham afiliasi mereka, kamu bisa ikut menikmati keuntungan dari gurita bisnis keluarga Katuari ini. Semoga rasa penasaran kamu terhadap potensi keuntungan dari saham milik Wings Group dan afiliasinya bisa terobati dengan cuan yang nyata di portofolio investasi kamu.












