Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 North Sumatra: Ajang Kreativitas dan Keberanian Bersinar
Puluhan tim dance tampil memukau dalam ajang Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 North Sumatra. Kreativitas, konsep matang, hingga eksekusi koreografi yang penuh energi mewarnai setiap penampilan di panggung kompetisi musim ini.
Mengusung tema besar “Shine Like a Star”, Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 North Sumatra tidak sekadar menjadi ajang adu teknik dan kekompakan. Lebih dari itu, setiap tim ditantang untuk menyampaikan pesan tentang keberanian bangkit, menemukan jati diri, serta percaya diri untuk bersinar dengan cara masing-masing.
Seluruh penampilan tersebut dinilai secara menyeluruh oleh dewan juri, mulai dari konsep, kesesuaian tema, teknik, hingga kekompakan tim. Dari proses penilaian itu, terpilih lima tim terbaik yang masuk dalam daftar Best Five Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 North Sumatra.
Kelima tim ini akan kembali tampil di panggung Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 North Sumatra pada Sabtu, 14 Februari 2026. Di momen tersebut, dewan juri akan menentukan tiga tim terbaik yang berhak menyandang predikat Best Three musim ini.
Berikut adalah lima tim yang berhasil masuk daftar Best Five:
SMA Sutomo 1 Medan (Pendamping Putri)
Satu kata yang menggambarkan penampilan tim dance SMA Sutomo 1 Medan adalah: menarik. Mereka memadukan tema “Shine Like a Star” dengan konsep unik bertajuk “Azarine Airlines”.
Dalam konsep ini, Azarine Airlines bukan hanya sekadar maskapai penerbangan, tetapi menjadi simbol perjalanan mengejar mimpi dan keberanian untuk bersinar. Setiap “penerbangan” yang ditampilkan di atas panggung dimaknai sebagai perjalanan menuju kesuksesan serta proses menemukan jati diri.
Koreografi mereka dikemas seperti alur perjalanan seorang individu. Dimulai dari adegan bangun di pagi hari dan menjalani rutinitas, hingga momen merawat diri menggunakan sunscreen Azarine sebagai simbol perlindungan sebelum menghadapi dunia luar. Setelah melalui proses tersebut, para dancer tampil lebih percaya diri, menandakan kesiapan untuk bersinar.
SMA Global Prima
Penampilan SMA Global Prima berhasil membangun atmosfer yang emosional dan penuh makna. Konsep yang mereka usung menggambarkan pergulatan batin seseorang yang diliputi rasa ragu dan ketakutan.
Dominasi warna hitam di awal pertunjukan menjadi simbol bayangan diri dan keraguan yang membelenggu. Seiring berjalannya waktu, satu per satu dancer mulai menunjukkan perubahan, melangkah keluar dari zona gelap tersebut.
Namun, masih ada satu sosok yang tertinggal dalam “kegelapan”. Di sinilah pesan solidaritas dan dukungan muncul. Para dancer lainnya mengulurkan tangan, membantu temannya bangkit. Momen itu menjadi titik balik, hingga akhirnya seluruh tim tampil bersinar bersama.
Singapore Intercultural School Medan
Konsep berbeda dihadirkan oleh Singapore Intercultural School Medan yang mengangkat kisah petualangan bajak laut.
Cerita dimulai dengan sekelompok awak kapal yang berlayar di tengah lautan luas. Namun, perjalanan mereka berubah mencekam saat langit malam mendadak gelap dan bintang-bintang menghilang. Kehilangan cahaya membuat mereka kehilangan arah.
Di tengah kepanikan, para awak kapal menyadari bahwa mereka tidak seharusnya bergantung pada bintang. Mereka belajar mempercayai diri sendiri sebagai sumber cahaya. Pesan inilah yang selaras dengan tema “Shine Like a Star” — bahwa setiap individu mampu menjadi bintang bagi dirinya sendiri.
SMA Nasional Plus Cintabudaya (Pendamping Putra)
Tim dance SMA Nasional Plus Cintabudaya kembali menghadirkan konsep futuristik yang menjadi ciri khas mereka. Jika musim lalu mengangkat kebangkitan AI, tahun ini mereka melanjutkan cerita dengan tema pertarungan antara manusia dan kecerdasan buatan.
Latar waktu 2050 menjadi panggung kisah mereka, ketika industri musik dikuasai AI dan musisi manusia tersingkir. Koreografi yang energik menggambarkan konflik antara teknologi dan kreativitas manusia.
Di tengah dominasi AI, tersisa satu band manusia yang terus berjuang meski dianggap usang. Perjuangan itu akhirnya membawa mereka kembali ke panggung, membuktikan bahwa sentuhan manusia tetap memiliki cahaya yang tak tergantikan.
Tim Lainnya
Selain lima tim di atas, masih ada beberapa tim lain yang juga menunjukkan kualitas luar biasa dalam kompetisi ini. Setiap penampilan memberikan pesan penting tentang keberanian, persaudaraan, dan kepercayaan diri.
Sebagai informasi, DBL Medan 2025-2026 merupakan bagian dari rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi di Indonesia. Setiap musimnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk mengikuti seleksi DBL Camp dan berkesempatan menjadi bagian dari DBL Indonesia All-Star.
Selain kompetisi basket 5-on-5, Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Seluruh pertandingan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube DBL Play.












