Resmi, Prof Dr Hj R Siti Pupu Fauziah Jabat Guru Besar Manajemen Bimbingan Konseling

Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah: Satu-satunya Guru Besar Manajemen Bimbingan dan Konseling di Jawa Barat dan Banten

Di wilayah Jawa Barat dan Banten, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah Roestamy menjadi satu-satunya Guru Besar dalam bidang Ilmu Manajemen Bimbingan dan Konseling. Hal ini menunjukkan prestasi luar biasa yang diraih oleh rektor Universitas Djuanda (Unida) Bogor. Pengukuhan beliau sebagai Guru Besar dilangsungkan di Aula Gedung C, Kampus Unida, pada Sabtu (23/1/2026). Acara tersebut turut dihadiri oleh puluhan tamu undangan dari berbagai kalangan, termasuk pemerintah, akademisi, para Guru Besar, Rektor perguruan tinggi mitra, hingga tokoh nasional.

Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum, menyampaikan apresiasi atas capaian UNIDA yang kini tercatat sebagai perguruan tinggi ke-11 dengan jumlah profesor terbanyak di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV. Ia juga menegaskan bahwa Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah adalah satu-satunya Guru Besar dalam bidang Manajemen Bimbingan dan Konseling di wilayah tersebut.

Tantangan Menjadi Guru Besar

Pencapaian jabatan akademik Guru Besar bukanlah proses yang mudah. Di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, terdapat 420 perguruan tinggi dengan sekitar 3.036 program studi. Idealnya, setiap program studi membutuhkan satu profesor, sehingga diperlukan sedikitnya 3.000 profesor. Namun, saat ini jumlah profesor hanya berkisar di angka 390-an, dengan hanya sekitar 290 orang yang benar-benar aktif sesuai ketentuan.

Secara nasional, dari sekitar 330 ribu dosen, hanya sekitar 12.500 orang atau tiga persen yang berhasil mencapai jabatan akademik tertinggi sebagai Guru Besar. Di wilayah Bogor dan Sukabumi, jumlah Guru Besar saat ini baru mencapai 21 orang.

Makna Pengukuhan untuk Pengembangan Keilmuan

Ketua Umum YPSPIAI, Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd, menilai pengukuhan Guru Besar kali ini memiliki makna yang sangat spesial, khususnya bagi pengembangan keilmuan bimbingan konseling. Ia menekankan bahwa hadirnya Guru Besar di bidang Manajemen Bimbingan Konseling menjadikan penguatan bimbingan di tingkat universitas sebagai sebuah keniscayaan. Terlebih, Unida merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang memiliki keilmuan tersebut.

Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd, juga mengapresiasi figur akademisi yang bijaksana dan penuh empati yang diwakili oleh Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah Roestamy. Beliau diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi pengembangan bimbingan konseling di perguruan tinggi.

Nilai-nilai Islam dalam Bimbingan dan Konseling

Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H, menekankan bahwa pengembangan keilmuan bimbingan dan konseling harus berakar pada nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi kemanusiaan. Ajaran Islam menekankan pentingnya akhlak mulia, kasih sayang, dan keadilan sosial. Oleh karena itu, konsep ini menjadi landasan yang kuat bagi praktik bimbingan dan konseling yang berorientasi pada kemanusiaan dan keadilan.

Orasi Ilmiah tentang Manajemen Bimbingan dan Konseling Berbasis Kepemimpinan Transendental

Dalam acara pengukuhan tersebut, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah Roestamy menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Manajemen Bimbingan dan Konseling Berbasis Kepemimpinan Transendental”. Topik ini menjadi fokus utama dalam penyampaian penelitian dan kontribusi akademik beliau.

Rekam Jejak Akademik yang Mengagumkan

Lahir di Bogor pada Kamis, 4 Maret 1971, dari pasangan H. R. Memed Ahmad Soemawinata dan Hj. R. Siti Aminah, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah Roestamy tumbuh dalam keyakinan bahwa pendidikan Islam merupakan fondasi peradaban. Pendidikan formal dimulai dari TK Islam Al-Muslih, SDN Ciawi 2, SMPN 1 Ciawi, hingga SMAN 1 Ciawi.

Pendidikan tinggi dimulai di Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Djuanda, dilanjutkan Magister di Universitas Ibnu Khaldun Bogor, dan meraih gelar Doktor dari Universitas Pakuan sebagai lulusan terbaik tahun 2019.

Pengabdian di dunia pendidikan dimulai sejak usia 17 tahun sebagai pengajar Madrasah Diniyah Ar-Rahmah, berlanjut di TK Riyadhussolihin dan TK Amaliah, hingga menjadi dosen Universitas Djuanda pada jenjang Sarjana dan Magister, serta co-promotor dan penguji di berbagai program Doktor.

Jejak kepemimpinan akademiknya mencakup Ketua Bidang Pendidikan Dasar Menengah YPSPIAI (2006), Dekan FKIP (2012–2016), Ketua Umum YPSPIAI hingga 2020, Direktur Eksekutif, dan sejak 2023 diamanahkan sebagai Rektor Universitas Djuanda.

Sebagai peneliti, beliau aktif mengembangkan kajian manajemen bimbingan konseling, kepemimpinan transformasional, pendidikan anak usia dini, dan sekolah ramah anak. Penelitian didukung hibah kompetitif nasional dan kolaborasi internasional, termasuk dengan International University Malaya-Wales dan Universiti Utara Malaysia.

Pengabdian kepada masyarakat berfokus di Kabupaten Bogor dan wilayah Jawa Barat, serta meluas ke tingkat internasional di Hong Kong, Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Malaysia melalui pemberdayaan tenaga kerja Indonesia bersama berbagai mitra strategis.

Kiprah akademiknya diakui melalui berbagai forum dan penghargaan internasional, di antaranya dari American Academy of Project Management dan Universiti Geomatika Malaysia.

Hingga kini, beliau telah menghasilkan 111 publikasi ilmiah, termasuk 25 artikel terindeks Scopus, puluhan buku referensi dan ajar, serta lebih dari 50 Hak Kekayaan Intelektual.

Seorang Muslimah Akademisi

Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah Roestamy, S.Pd.I., M.Pd.I, atau yang akrab disapa Bunda Prof., merupakan potret muslimah akademisi yang menjadikan ilmu sebagai jalan ibadah, pengabdian, dan teladan bagi generasi. Prestasi tersebut tumbuh dari kekuatan keluarga, cinta dan pendampingan suami tercinta Prof. Dr. Martin Roestamy, S.H., M.H., serta dukungan anak, cucu, dan keluarga besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *