Insanul Fahmi Berusaha Rujuk dengan Wardatina Mawa, Nasib Pernikahan Siri Inara Rusli Masih Tanda Tanya
Kasus yang melibatkan Insanul Fahmi, seorang pengusaha asal Medan, dan dua perempuan, yaitu Wardatina Mawa serta Inara Rusli, terus menjadi sorotan publik. Hubungan rumah tangga antara Insanul dan istri sahnya, Wardatina Mawa, kini tengah diuji keteguhan karena dugaan perselingkuhan dengan selebgram Inara Rusli. Hal ini memicu tanda tanya besar mengenai masa depan pernikahan siri yang diklaim oleh Insanul dan Inara.
Wardatina Mawa dilaporkan telah melaporkan suaminya sendiri, Insanul Fahmi, atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan dengan Inara Rusli. Meski begitu, Insanul dan Inara Rusli mengaku bahwa mereka telah menikah secara siri. Namun, nasib hubungan tersebut kini masih dalam keraguan, terutama setelah Insanul menyatakan fokus pada upaya rujuk dengan istrinya yang sah.
Kuasa Hukum Insanul: Fokus pada Perdamaian
Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, menjelaskan bahwa saat ini kliennya lebih memilih fokus pada upaya perdamaian daripada membahas status hubungannya dengan Inara Rusli. Tommy menegaskan bahwa Insanul ingin menenangkan diri dan mencari solusi damai.
“Ada kemungkinan (balik ke istri sah). Istri sah, ya, istri sah,” ujar Tommy kepada awak media di Polda Metro Jaya.
Menurut Tommy, Insanul tidak takut akan kesalahan statement atau apapun. Yang utama adalah bagaimana bisa berdamai terlebih dahulu. “Sekarang Insanul ini pengin menenangkan diri. Dia tadi enggak takut ada salah statement ataupun apa. Yang penting intinya sekarang ini fokus bagaimana bisa berdamai dulu, ya, berdamai dulu,” tambahnya.
Meskipun demikian, hingga kini Insanul belum secara gamblang menyatakan pilihannya terkait hubungan pribadinya. Ia juga belum menyebutkan apakah akan lebih memilih Wardatina Mawa atau mencampakkan Inara Rusli, yang diklaim sebagai istri siri.
Inara Rusli Cabut Laporan Polisi
Insanul Fahmi telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait laporan Inara Rusli yang menuduhnya melakukan penipuan. Inara sebelumnya sempat melaporkan Insanul karena berbohong berkait statusnya yang mengaku duda hingga mau dinikahi secara siri. Padahal, Insanul masih berstatus suami sah Wardatina Mawa.
Namun, proses perdamaian antara Insanul dan Inara berjalan lancar. Tommy Tri Yunanto menjelaskan bahwa kliennya mendapat lima pertanyaan terkait perdamaian dengan Inara. Semua pertanyaan tersebut sudah dijawab secara rinci kepada penyidik.
“Jadi ada lima pertanyaan tadi. Lima pertanyaan sudah dijawab oleh Insanul. Dan alhamdulillah tadi dari lima pertanyaan itu mengerucut kepada proses perdamaiannya,” kata Tommy.
Tommy memastikan bahwa proses perdamaian antara Insanul dan Inara berjalan sesuai rencana. “Ya yang terpenting itu perdamaian ini sudah berjalan lancar ya. Tinggal nanti proses-proses yang lain yang akan kita jalani.”
Kasus Dugaan Perselingkuhan dan Zina Terus Bergulir
Di sisi lain, Insanul Fahmi masih harus berurusan dengan hukum karena kasus yang berawal dari laporan Wardatina Mawa terus bergulir. Upaya Insan dan Inara untuk berdamai dengan Mawa pupus setelah ibu satu anak itu tegas menolak restorative justice (RJ).
Posisi kasus tersebut diungkap oleh Kompol Andaru Rahutomo dari Polda Metro Jaya. Menurutnya, Inara Rusli telah datang menemui penyidik dan menyampaikan bahwa permohonan RJ ditolak oleh pelapor.
Setelah permohonan RJ ditolak, pihak penyidik akan melakukan asesmen agar nantinya berlanjut pada gelar perkara. Dengan dilakukan gelar perkara, laporan Mawa tersebut nantinya bisa terus berlanjut.
“Jadwalnya masih dalam proses, untuk update-nya nanti kami sampaikan di kesempatan selanjutnya,” ucap Andaru.
Mawa menyebut dirinya telah memberikan semua bukti-bukti ke kepolisian. “Jadi semua bukti udah aku share ke penyidik dan udah semua komplit pokoknya,” katanya.
Kini ibu satu anak itu menyerahkan semua proses hukum kepada kepolisian. “Udah tinggal gimana penyidik aja mengambil keputusan,” ujarnya.
Dalam permasalahan ini, Mawa hanya menuntut keadilan untuk dirinya. Pasalnya, Mawa menjadi korban atas kelakuan dari Insan hingga adanya pernikahan siri tanpa sepengetahuannya maupun izin.
“Aku saat ini hanya meminta keadilan aja seadil-adilnya,” tandasnya.












