Kolaborasi Kreatif di Dunia Kecantikan Indonesia
Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat dalam industri kecantikan, khususnya dalam hal gaya rambut. Banyak kolaborasi kreatif yang muncul, memberikan pengalaman yang tidak hanya memuaskan, tetapi juga memperkaya wawasan para pecinta gaya rambut. Di tengah meningkatnya minat terhadap teknik pewarnaan dan potongan rambut berstandar internasional, para pelaku industri semakin giat menciptakan inovasi yang mampu menjembatani kebutuhan pasar lokal dengan keahlian global.
Fenomena ini membuka ruang bagi kolaborasi lintas negara, menghadirkan para ahli ternama yang dapat membawa perspektif baru sekaligus meningkatkan kualitas layanan di dalam negeri. Dalam konteks ini, memilih penata rambut yang tepat menjadi semakin penting, mulai dari mencari stylist yang memahami karakter rambut dan kepribadian klien, memeriksa portofolio hasil karya, hingga memastikan adanya konsultasi mendalam sebelum proses styling berlangsung.
Semua ini menjadi fondasi untuk mendapatkan hasil yang tidak hanya indah, tetapi juga sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan masing-masing. Di tengah dinamika tersebut, kehadiran seorang maestro rambut kembali mencuri perhatian dan menjadi momentum penting bagi para pencinta kecantikan di Jakarta.
Salon Takeover Glen Hew di Jakarta
Menjawab tingginya permintaan setelah Hair Affair × Glen Hew’s Salon Takeover pertama pada Juli 2025, Two Seasons Beauty Space, destinasi kecantikan premium terkemuka di Indonesia, kembali menghadirkan penata rambut kelas dunia asal Malaysia, Glen Hew, untuk salon takeover keduanya di Jakarta. Glen Hew’s Salon Takeover 2.0 akan mengubah Hair Affair Senayan City menjadi studio kreatif pada 27–28 November, sebelum berpindah ke flagship salon Hair Affair di Pantai Indah Kapuk (PIK) untuk grand finale pada 29 November.
Sebanyak 45 tamu yang telah melakukan pre-booking akan mendapatkan kesempatan merasakan langsung karya artistik Glen, pengalaman yang biasanya membutuhkan booking jauh-jauh hari dan perjalanan udara ke Kuala Lumpur. Berasal dari Petaling Jaya, Glen Hew bukanlah sosok yang dibentuk untuk panggung kecil. Pada usia 16 tahun, ia memulai karier sebagai asisten keramas. Setahun kemudian, ia telah naik menjadi international educator, menjadikannya salah satu artis termuda yang diterima dalam lingkaran Vidal Sassoon dan Toni & Guy.
Perjalanannya bukan kebetulan. Glen bekerja dengan presisi seorang pengajin dan intuisi seorang pelukis. Para klien menggambarkannya sebagai “stylist yang mendengarkan dengan mata”, seseorang yang dapat membaca kepribadian sebagai palet dan menerjemahkannya menjadi gradasi warna, kilau, dan gerak rambut.
Karier yang Menginspirasi
Kini, Glen memimpin KAMI Hair Group di berbagai kota dan kerap berkontribusi terhadap budaya kecantikan Asia sebagai Wakil Presiden Asia Hairdesigner Association serta Head of Education di Nekderx, di mana ia menciptakan kurikulum lanjutan untuk berbagai merek produk rambut ternama dunia. Ia baru-baru ini menjadi penata rambut non-Jepang pertama yang tampil di Hair Camp JP, memberinya kesempatan membagikan teknik signature F-Balayage kepada para stylist di seluruh dunia.
Lebih dari 10.000 stylist di 12 pasar Asia telah mengikuti masterclass-nya. Meski demikian, Glen tetap turun langsung di kursi salon setiap minggu, menjadikan lantai salon sebagai atelier sekaligus ruang belajar. Pendekatan yang tetap terhubung dengan “rambut nyata dan dialog nyata” ini membuat banyak editor menyebutnya sebagai “stylist yang mengangkat semua orang di sekitarnya.”
Momen Budaya bagi Dunia Kecantikan Jakarta
Jakarta sendiri jarang mendapat kehadirannya. Karena itu, Glen Hew’s Salon Takeover 2.0 bukan sekadar acara, melainkan momen budaya bagi dunia fashion dan kecantikan di kota ini. Bagi Janice Subowo, Founder Two Seasons Beauty Space, kolaborasi ini mencerminkan filosofi dasar dari Two Seasons: adaptasi teknik kelas dunia dan ketajaman membaca tren.
Dalam ekosistem tersebut, Hair Affair berdiri sebagai pilar haute hair Jakarta. Para stylist-nya berlatih secara berkelanjutan dengan educator berstandar internasional, berinovasi dengan teknik pewarnaan, dan merancang potongan rambut terbaru yang responsif terhadap tren global. Selama takeover, para stylist Hair Affair akan kembali shadowing Glen, mempelajari teknik di balik pemilihan warna dan dimensi, ritme konsultasi, dan kemampuannya membuat rambut bergerak bagai kain.
Janice percaya bahwa pengalaman ini akan berdampak lama setelah Glen kembali ke negaranya. Janice menjelaskan, “Berkolaborasi dengan Glen memungkinkan kami menghadirkan seni bertaraf global bagi perempuan Indonesia tanpa perlu keluar kota, sekaligus memberi tim kami kesempatan belajar langsung dari salah satu educator terbaik di Asia.”
Glen menambahkan, “Jakarta punya pesona yang telah lama saya kagumi. Membawa filosofi warna dan potongan rambut saya langsung ke kota ini merupakan hal yang selalu saya nantikan.” Para klien dapat memesan layanan precision haircut oleh Glen secara langsung atau layanan lengkap cut and color. Layanan pewarnaan dikalibrasi berdasarkan panjang rambut dan mencakup konsultasi personal, bond-building treatment, serta finishing yang disesuaikan untuk iklim Jakarta.












