Raffi Ahmad Beri Rp 50 Juta ke Diding Boneng Setelah Rumah Roboh



JAKARTA,

Seorang aktor senior bernama Diding Boneng mendapatkan bantuan dari seorang presenter dan pengusaha ternama, Raffi Ahmad, setelah rumah tempat tinggalnya mengalami kerusakan parah beberapa waktu lalu.

Diding menyampaikan bahwa ia tidak pernah secara langsung menghubungi Raffi Ahmad terkait musibah yang menimpanya. Ia menjelaskan bahwa Raffi tidak memberikan janji apapun, dan ia sendiri juga tidak memberitahu Raffi tentang kondisi rumahnya. Namun, tiba-tiba Raffi mengirimkan seseorang untuk memeriksa keadaan rumah tersebut.

“Raffi Ahmad tidak janji dan saya juga tidak memberi tahu dia. Tahu-tahu dia kirim orang ke sini untuk cek kondisi rumah,” ujar Diding Boneng di kediamannya, Matraman, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2026).

Setelah mengetahui kondisi rumah tersebut, Raffi Ahmad kemudian memberikan bantuan dana sebesar Rp50.000.000.

“Alhamdulillah, dia kasih bantuan uang. Ya, 50 (juta),” kata Diding.

Namun, dana bantuan tersebut tidak langsung diterima oleh Diding. Ia mempercayakan sepenuhnya pengelolaan dana kepada pengurus lingkungan setempat.

“Uangnya langsung saya serahkan ke Pak RW karena beliau yang saya percaya untuk mengurus pembangunan kembali rumah ini,” ucap Diding Boneng.

Selain bantuan dari Raffi Ahmad, Diding juga mengaku menerima banyak dukungan dari rekan-rekan artis lainnya, meskipun sebagian besar belum sempat datang langsung karena sedang libur akhir tahun.

“Banyak yang WhatsApp, minta maaf belum bisa datang karena lagi liburan atau ada acara. Saya maklum,” ujar Diding.

Ia pun menyoroti bantuan luar biasa dari warga sekitar. Warga dari dua wilayah RW rumahnya kata Diding, turut bergotong royong membantu membersihkan puing dan membenahi rumahnya sejak pagi hari tanpa diminta.

“Tapi bantuan dari tetangga di sini sangat luar biasa. Dua RW (RW 07 dan RW 08) turun membantu. Setiap pagi jam setengah enam sudah ada orang yang kerja di sini. Itu yang paling luar biasa buat saya,” kata Diding.

Saat ini, rumah tersebut tengah dalam proses pembangunan kembali dengan bantuan warga dan sejumlah pihak. Diding berharap rumah warisan keluarga yang telah ditempatinya sejak lahir itu bisa segera kembali layak huni.

Rumah tersebut akan ditempati oleh lima kepala keluarga dengan total sekitar 12 orang.

“Ini tanggung jawab saya sebagai anak dan cucu tertua untuk menampung adik dan anak-anak saya. Lokasinya memang di sini tempat tinggal kami,” tutur Diding.

Sebelumnya, rumah Diding Boneng ambruk pada Minggu (28/12/2025) setelah hujan deras. Bahan bangunan rumahnya ternyata memang sudah lapuk.

Adapun rumah tersebut sudah berusia lebih dari 100 tahun.

Progres Pembangunan

Ketua RT 012 RW 008 Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Giman, mengatakan hingga kini progres pembangunan baru mencapai sekitar 10 persen.

Pantauan di lokasi, dua kamar telah berhasil dibangun. Namun, keseluruhan struktur bangunan belum rampung.

“Kalau sekarang hitungannya masih sekitar 10 persen. Baru bagian kamar-kamar yang naik, tingginya sudah sekitar 3 meter. Luas tanahnya 161 meter persegi. Dulu tidak semua lahan dibangun, tapi sekarang rencananya akan dimaksimalkan,” ucap Giman di rumah Diding Boneng, di Matraman, Jakarta Pusat, Jumat (2/1/2025).

Menurut Giman, rumah tersebut dibongkar total dan dibangun kembali dari nol menggunakan material yang lebih kuat.

“Dibongkar total, dibangun dari nol lagi karena kondisinya sudah ambruk. Kita tata ulang supaya kamarnya lebih rapi,” ucap Giman.

Giman menargetkan renovasi dapat rampung dalam waktu sekitar dua bulan. Saat ini, fokus utama pengerjaan adalah pemasangan atap.

“Target utama kami sekarang pasang atap dulu. Harapannya dalam satu bulan atap sudah terpasang supaya pekerjaan bisa terus berjalan meski hujan. Secara keseluruhan, finishing mungkin butuh waktu sekitar dua bulan,” kata Giman.

Adapun rumah Diding Boneng nantinya akan memiliki lima kamar tidur.

“Tadinya empat kamar, lalu jadi lima kamar. Awalnya empat, terus sempat jadi tujuh, tapi akhirnya direnovasi lagi jadi empat supaya lebih luas karena anak-anaknya sudah besar. Nanti rencananya mau dibuat jadi lima kamar,” ucap Giman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *