Daftar Pemain Preman Pensiun yang Meninggal: Didi Petet hingga Epy Kusnandar

Sejarah dan Kenangan Para Pemain Preman Pensiun yang Telah Berpulang

Sinetron Preman Pensiun telah melewati satu dekade perjalanan sejak pertama kali tayang pada 2015. Serial berlatar Kota Bandung ini menjadi fenomena tersendiri karena menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat, humor yang khas, serta karakter-karakter unik yang melekat kuat di benak penonton.

Namun, di balik kesuksesan itu, sejumlah kabar duka mewarnai perjalanan para pemerannya. Sejumlah pemain yang memerankan tokoh populer di Preman Pensiun telah berpulang satu per satu, meninggalkan jejak mendalam bagi penggemar dan dunia hiburan Indonesia.

Kabar terbaru datang dari Epy Kusnandar, pemeran Kang Mus, yang meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025. Kepergiannya membuat deretan pemain sinetron Preman Pensiun yang telah meninggal semakin panjang, sekaligus mengingatkan publik pada kontribusi mereka dalam membesarkan serial ini. Berikut rangkuman deretan pemain sinetron Preman Pensiun yang telah meninggal dunia.

Tokoh-Tokoh yang Meninggal Dunia

Roy Chunonk – Maman Suherman (2014)

Nama Roy Chunonk mungkin tidak sempat terdengar luas oleh publik karena ia berpulang sebelum Preman Pensiun resmi tayang. Namun bagi para pemain dan kru, Roy memiliki tempat khusus. Ia memerankan Maman Suherman, karakter yang sudah disiapkan sejak proses awal produksi.

Roy meninggal pada 28 Oktober 2014, hanya beberapa bulan sebelum episode perdana tayang pada Januari 2015. Saat itu, ia sempat mengeluhkan sakit perut dan memilih beristirahat setelah minum obat. Ketika sang ibu memeriksa kondisinya, Roy ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi tertelungkup.

Ia meninggal pada usia 42 tahun dan dimakamkan di Tasikmalaya. Kepergiannya membuat beberapa bagian cerita Preman Pensiun awal harus disesuaikan.

Didi Petet – Kang Bahar (2015)

Dalam dunia Preman Pensiun, sosok Kang Bahar adalah figur sentral sekaligus “raja” para mantan preman. Karakter karismatik itu dibawakan dengan sempurna oleh aktor senior Didi Petet.

Didi Petet wafat pada 15 Mei 2015 akibat komplikasi asam lambung. Kepergiannya terjadi saat proses syuting Preman Pensiun musim kedua masih berlangsung. Situasi ini membuat tim produksi harus mengubah alur cerita dan memberi ruang bagi karakter baru untuk mengambil posisi sentral.

Tokoh Kang Bahar kemudian diceritakan wafat dalam serial, dan peran sentral diteruskan oleh murid kepercayaannya, Kang Mus, yang diperankan Epy Kusnandar. Keputusan ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan panjang Preman Pensiun.

Andi Agus – Mang Idin (2020)

Aktor sekaligus seniman asal Cimahi, Andi Agus, dikenal publik melalui perannya sebagai Mang Idin dalam Preman Pensiun 5. Ia meninggal dunia pada 15 Desember 2020 setelah mengalami sakit.

Walaupun bukan pemeran utama, Mang Idin menjadi bagian dari dunia Preman Pensiun yang memperkaya cerita. Perannya menyentuh sisi kehidupan sosial masyarakat, memperlihatkan dinamika para tokoh di luar lingkaran preman dan mantan preman. Kepergian Andi Agus meninggalkan kesedihan mendalam bagi rekan-rekannya sesama seniman.

Ica Naga – Kang Pipit (2021)

Salah satu tokoh paling dicintai penonton adalah Kang Pipit, yang diperankan oleh Ica Naga. Tubuh besar dan karakter komikalnya membuat Kang Pipit menjadi sosok yang mudah dikenali dan melekat di hati penonton.

Ica Naga meninggal dunia pada 29 Januari 2021 setelah berjuang melawan penyakit jantung yang ia derita sejak masa-masa syuting Preman Pensiun musim keempat. Kondisinya terus menurun hingga akhirnya ia harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung.

Kehilangan Kang Pipit meninggalkan ruang besar dalam serial karena sosoknya adalah partner tak terpisahkan dari Kang Murad (almarhum Totos Rasiti yang wafat lebih dulu pada 2014). Namun karena ia meninggal lebih awal dari masa produksi, namanya jarang muncul dalam daftar pemain yang wafat terkait sinetron ini.

Dedi Mochamad Jasmari – Kang Gobang (2025)

Aktor Dedi Mochamad Jasmari, yang memerankan Kang Gobang, meninggal dunia pada 7 Februari 2025. Gobang adalah karakter yang mengalami perkembangan cukup signifikan dalam Preman Pensiun 7, digambarkan sebagai mantan preman yang telah menata kembali hidupnya.

Sebelum berpulang, Dedi Jasmari masih aktif mengikuti proses produksi seri terbaru Preman Pensiun. Rekan-rekannya mengenang almarhum sebagai sosok yang ramah dan sangat berdedikasi dalam pekerjaannya.

Nandi Juliawan – Encuy (2025)

Pada 6 September 2025, kabar duka datang dari Garut: Nandi Juliawan, pemeran Encuy, ditemukan meninggal dunia di kediamannya. Ia diduga mengakhiri hidupnya, dan keluarga memilih untuk tidak melakukan autopsi.

Kepergian Encuy mengejutkan banyak pihak, terutama karena karakter tersebut cukup dikenal dalam perkembangan cerita Preman Pensiun. Jenazahnya dimakamkan di Garut, Jawa Barat.

Epy Kusnandar – Kang Mus (2025)

Kabar paling menyentuh datang ketika Epy Kusnandar, tokoh sentral Preman Pensiun, meninggal dunia pada 3 Desember 2025. Pemeran Kang Mus ini menghembuskan napas terakhir pada pukul 14.24 WIB. Informasi mengenai kepergiannya disampaikan langsung oleh istrinya, Karina Ranau, melalui media sosial.

Epy sempat berjuang melawan tumor otak pada 2010. Setelah menjalani perawatan intensif, ia dinyatakan sembuh dan kembali aktif di dunia seni peran. Perannya sebagai Kang Mus menjadikannya salah satu ikon televisi Indonesia dalam satu dekade terakhir.

Jenazah Epy Kusnandar dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada 4 Desember 2025. Pemakamannya dipenuhi rekan artis, keluarga, dan para penggemar yang ingin memberikan penghormatan terakhir.

Jejak yang Tidak Akan Terlupakan

Deretan pemain Preman Pensiun yang telah meninggal ini menunjukkan betapa sinetron tersebut bukan hanya sebuah produksi hiburan, tetapi juga keluarga besar yang saling terhubung satu sama lain.

Mereka mungkin telah berpulang, tetapi karakter dan kontribusi mereka tetap hidup dalam setiap adegan yang pernah disaksikan jutaan penonton Indonesia.

Preman Pensiun terus melanjutkan kisahnya, tetapi jejak para pemain yang telah tiada akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah sinetron ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *