Taro Meramaikan Kampung Ramadan ke-10 di Jombang
Taro, camilan legendaris yang telah menjadi bagian dari keseharian keluarga Indonesia selama lebih dari 40 tahun, kembali hadir meramaikan Kampung Ramadan ke-10 di Lapangan Jogoroto, Jombang. Acara ini berlangsung pada tanggal 6–15 Maret 2026 dengan tema utama “Taro Hunt Ramadan, Berpetualang Dalam Kebaikan.” Taro menghadirkan pengalaman unik dan seru bagi keluarga, dengan berbagai permainan dan tantangan yang memperkaya suasana Ramadan.
Antusiasme Pengunjung Tinggi
Booth Taro menjadi salah satu titik yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung. Pengunjung dapat menikmati berbagai permainan bertema petualangan, seperti permainan dart yang menguji ketangkasan melempar anak panah ke papan target, serta claw machine atau mesin capit yang penuh hadiah menarik. Setiap pengunjung yang membeli dua paket produk Taro berkesempatan mendapatkan koin permainan claw machine untuk mencoba kesempatan memenangkan merchandise maupun produk Taro.
Selain itu, acara juga dimeriahkan oleh fashion show anak-anak bertema Islami, yang menampilkan peserta mengenakan busana muslim sambil membawa produk Taro. Hal ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melihat dan mengenal produk terbaru Taro Net Jalapeno.
Penjualan Melebihi Target
Menurut Senior Brand Manager Taro FKS Food Sejahtera, Dwiki Akbar Sukmadi Candra, antusiasme masyarakat terhadap kehadiran Taro di Kampung Ramadan sangat tinggi sejak hari pertama penyelenggaraan. Ia menjelaskan bahwa penjualan produk Taro dalam acara ini sudah mencapai sekitar 225 persen dari target yang ditentukan.
“Sejak awal kegiatan kami melihat antusiasme yang luar biasa dari warga Jombang yang datang ke Kampung Ramadan. Hampir setiap pengunjung, baik yang datang bersama anak-anak maupun tidak, membeli paket dari booth kami,” ujarnya.
Keberadaan Maskot Taro Boy
Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran lima maskot Taro Boy yang tersebar di berbagai sudut lokasi acara. Maskot ikonik ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung, terutama anak-anak yang ingin berfoto maupun berinteraksi.
“Ketika pengunjung masuk ke area acara, mereka bisa langsung melihat maskot Taro Boy, lalu beberapa meter kemudian bertemu lagi dengan maskot lainnya. Ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dan juga menghadirkan nostalgia bagi masyarakat yang sudah mengenal brand Taro sejak lama,” tambah Dwiki.
Membangun Ingatan Masyarakat
Dwiki menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap penjualan selama acara berlangsung, tetapi juga membangun ingatan masyarakat terhadap produk dan pengalaman bertualang bersama Taro selama Ramadan.
“Brand awareness Taro di Indonesia saat ini sudah mencapai sekitar 96 persen yang menunjukkan bahwa Taro sangat dikenal oleh masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini kami ingin membangun koneksi dan pengalaman yang lebih kuat dengan konsumen, khususnya di kota-kota yang memiliki potensi pertumbuhan besar,” ujarnya.
Kesimpulan
Dengan pencapaian melebihi target, serta tingginya antusiasme pengunjung, Dwiki menilai partisipasi dalam Kampung Ramadan ke-10 di Jombang berjalan sesuai harapan. Ia mengatakan bahwa antusiasme pengunjung terhadap Taro menjadi energi bagi perusahaan untuk terus menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menginspirasi keluarga Indonesia.












