Peluang Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz dan Dilema RI di Tengah Persaingan Iran-AS

Persoalan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Kondisi kapal milik PT Pertamina yang belum memperoleh izin melintas di Selat Hormuz tidak hanya terkait dengan aspek teknis pelayaran. Hal ini juga mencerminkan posisi geopolitik Indonesia yang kompleks di tengah dinamika global.

Agus Haryanto, pengamat hubungan internasional dari FISIP Unsoed Purwokerto, menilai bahwa Iran mungkin sedang menunggu langkah resmi dari pemerintah Indonesia sebelum memberikan izin melintas. Ia mengatakan, “Iran justru menurut saya sedang menunggu permohonan dari otoritas Indonesia agar kapalnya bisa lewat. Ini menjadi pesan bagi Amerika bahwa Indonesia ada kedekatan juga dengan Iran.”

Ia menjelaskan bahwa Iran saat ini berupaya memperluas dukungan dari berbagai negara di tengah persaingan pengaruh global yang intens. “Iran ingin sebanyak-banyaknya kawan (negara) di perang pengaruh kali ini,” ujarnya.

Di sisi lain, Indonesia dihadapkan pada posisi yang tidak mudah karena harus menjaga keseimbangan hubungan dengan berbagai kekuatan dunia, termasuk Amerika Serikat. Agus menilai dilema akan muncul apabila permohonan izin disampaikan langsung oleh pejabat tinggi negara. “Apakah Presiden maupun Menlu akan meminta kepada Iran secara langsung? Kalau iya, bagaimana menjelaskan pada AS? Itu yang jadi dilema bagi Indonesia,” katanya.

Ia melihat langkah pemerintah yang mengutus Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai upaya untuk menempatkan persoalan ini dalam konteks energi, bukan politik. “Ini sinyal bahwa persoalan kapal Indonesia untuk lewat ini persoalan energi saja, bukan soal kedekatan,” katanya.

Proses Evakuasi Kapal Milik Pertamina

Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, proses evakuasi kapal tanker milik PT Pertamina (Persero) yang tertahan di Selat Hormuz tidak mudah dilakukan. Ia menjelaskan, upaya mengeluarkan kapal tersebut terkendala situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang masih bergejolak.

Meski demikian, pemerintah terus melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak agar kapal dapat segera keluar dari jalur strategis pengiriman minyak dunia tersebut dengan aman. “Kita masih komunikasi terus. Memang tidak mudah untuk kita bisa melakukan bagaimana caranya agar kapal kita keluar dari Selat Hormuz, tapi komunikasi terus kita bangun,” ujar Bahlil usai rapat di Kemenko Perekonomian, Jumat (27/3/2026).

Peluang Melintas

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengungkapkan bahwa peluang kapal milik Pertamina untuk melintasi Selat Hormuz semakin terbuka. Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl, mengatakan adanya sinyal positif dari Pemerintah Iran terkait keamanan pelayaran kapal Pertamina di kawasan strategis tersebut.

“Berdasarkan koordinasi Kemlu dan KBRI Tehran dengan pihak Pertamina, terdapat pertimbangan positif Pemerintah Iran atas keamanan perlintasan kapal milik Pertamina Group di Selat Hormuz,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Meski peluang mulai terbuka, kapal Pertamina belum dapat langsung melintas. Vahd menegaskan masih ada sejumlah persiapan teknis yang perlu dipenuhi sebelum pelayaran dilakukan. Persiapan tersebut mencakup aspek perlindungan asuransi, kesiapan kru kapal, serta faktor operasional lainnya guna menjamin keselamatan selama melintas di wilayah yang masih tergolong rawan.

“Diperlukan kesiapan teknis oleh pihak Pertamina, termasuk perlindungan asuransi dan kesiapan kru kapal,” jelasnya. Kemlu bersama KBRI Tehran disebut akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait agar proses pelayaran dapat berjalan aman dan sesuai prosedur.

Tantangan Utama

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, mengakui bahwa proses evakuasi kapal tanker Pertamina dari Selat Hormuz bukan perkara mudah. Menurutnya, kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah yang masih bergejolak menjadi tantangan utama dalam upaya tersebut.

“Kita masih komunikasi terus. Memang tidak mudah untuk kita bisa melakukan bagaimana caranya agar kapal kita keluar dari Selat Hormuz,” ujar Bahlil.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *