Profil Vidi Aldiano, Penyanyi Tanah Air yang Meninggal Dunia, Pernah Ikut Audisi Bakat

Kabar Duka: Vidi Aldiano, Penyanyi Solo Indonesia Meninggal Dunia

Vidi Aldiano, seorang penyanyi solo pria yang dikenal di Indonesia, meninggal dunia pada hari Sabtu (7/3/2026). Kekinian, kabar tersebut menyebar luas dan membuat banyak orang terkejut. Keluarga mengabarkan bahwa Vidi wafat menjelang waktu buka puasa.

Musisi dan artis lainnya juga turut merasa sedih atas kepergian suami dari Sheila Dara Aisha ini. Salah satunya adalah Andi Rianto, yang turut menyampaikan belasungkawa.

Profil Vidi Aldiano

Vidi Aldiano memiliki nama lengkap Oxavia Aldiano. Ia dikenal sebagai penyanyi solo Tanah Air. Lagu-lagu seperti Nuansa Bening dan Status Palsu menjadi salah satu ciri khasnya. Ia lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990, sehingga tahun ini ia berusia 36 tahun.

Dari informasi yang diperoleh, Vidi Aldiano mulai mengenal musik sejak kecil. Ia dibimbing oleh ibunya, seorang guru piano. Ayahnya bernama Harry Kiss dan ibunya bernama Besbarini. Sejak kecil, Vidi sudah mahir bermain piano dan sering diandalkan sebagai duta kesenian sekolah sejak Sekolah Dasar (SD).

Di usia remaja, Vidi melanjutkan pendidikannya di Universitas Pelita Harapan dengan jurusan Teknik Elektro. Ia kemudian melanjutkan studi magisternya di University of Manchester, Inggris.

Perjalanan Karier

Karier Vidi Aldiano dimulai sebagai penyanyi solo. Pada tahun 2005, ia tampil di panggung Java Jazz. Meskipun begitu, perjalanan kariernya tidak selalu mulus. Ia pernah ditolak saat audisi Indonesian Idol pada 2006 dan enam perusahaan rekaman yang dikiriminya juga menolaknya. Hingga akhirnya, pada 2008, seorang produser bersedia membawanya ke jalur yang lebih besar.

Ia merilis album pertamanya bertajuk Pelangi di Malam Hari. Di sana, ia juga menyanyikan ulang lagu lawas berjudul Nuansa Bening. Sejak saat itu, namanya semakin dikenal. Bahkan, ia dipercaya oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membawakan lagu ciptaannya berjudul Jiwaku Terang di Malam Itu pada tahun 2009.

Album kedua Vidi berjudul Yang Kedua. Pada pertengahan 2010, ia merilis singel baru berjudul Datang dan Kembali. Tahun 2016, ia merilis album terbaru bertajuk Persona, disusul dengan singel Tak Sejalan. Pada 2019, Vidi kembali merilis singel Terambang dan Ready for Love.

Belakangan, ia kerap menjadi presenter podcast di YouTube. Namun, ia memutuskan vakum untuk fokus pada pemulihan kesehatannya.

Enam Tahun Berjuang Melawan Kanker

Vidi Aldiano diketahui menderita kanker ginjal selama enam tahun terakhir. Ia mengungkapkan hal tersebut melalui unggahan di Instagram. Ia menyebut penyakitnya sebagai “hadiah dari Tuhan”.

“Kemarin tepat 6 tahun saya berkenalan dengan hadiah Tuhan berupa kanker,” tulis Vidi dalam unggahan Instagram-nya. Ia juga menyebut bahwa banyak perubahan yang terjadi setelahnya, termasuk perubahan prioritas dan mindset.

Meski menghadapi sakit yang berat, Vidi tetap mensyukuri hal-hal kecil yang sebelumnya tidak ia sadari. Ia menganggap perjuangan ini sebagai hikmah dalam hidupnya.

Kabar Meninggal Dunia

Terkini, kabar meninggal dunia Vidi Aldiano menyebar luas di jagad maya. Keluarga mengonfirmasi bahwa Vidi wafat pada pukul 16.33 WIB, menjelang waktu buka puasa. Pesan singkat dari keluarga menyebutkan:

“Telah wafat anak saya: Oxavia Aldiano bin Harry Aprianto.”

“Vidi wafat di dampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret jam 16:33. Selamat Jalan Menuju Cahaya Ilahi Nak.”

Banyak artis dan rekan almarhum turut menyampaikan belasungkawa. Salah satunya adalah Andrianto, yang menulis: “Selamat jalan VIDI ALDIANO.” Sementara Deddy Corbuzier menulis: “My heart is broken badly broken. You gone too soon, Beautiful soul Vidi Aldiano. Aku benci diriku sendiri karena tidak mengenalmu lebih lama dari seharusnya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *