Kaget Dengar Kematian Vidi Aldiano, Raisa Puji Kesetiaan Sheila Dara

Raisa Hadir dalam Pemakaman Vidi Aldiano

Raisa hadir dalam pemakaman Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Minggu (8/3/2026). Ia mengaku sangat sedih dan kaget saat mendengar kabar duka tersebut. Meski begitu, ia bersyukur karena Vidi sudah tidak lagi menderita.

“Ya, pas dengar kabarnya pasti sedih, kaget. Cuma ada leganya juga sih karena ngelihat videonya (Vidi) udah enggak sakit lagi,” kata Raisa.

Ia menyebut perjuangan Vidi melawan penyakitnya sangat luar biasa. Raisa juga mengenang sosok Vidi sebagai teman yang selalu memberi semangat. Ia turut memuji ketegaran Sheila Dara Aisha yang setia merawat Vidi hingga akhir hayat.

Kenangan dan Perasaan Raisa terhadap Vidi Aldiano

Raisa mengatakan bahwa Vidi bukan hanya sekadar teman, tetapi juga menjadi motivatornya dalam bentuk apapun, terutama ketika membahas soal karya. Ia percaya kebaikan, keramahan, dan canda tawa Vidi telah menyentuh hati banyak orang.

“Ini benar-benar kehilangan yang luar biasa banget buat semua orang. Semua orang tuh kayak pernah tersentuh sama lawakannya atau keramahannya,” ucapnya.

Raisa juga mengungkapkan bahwa ia terus memantau kondisi Vidi melalui grup WhatsApp yang diisi oleh teman-teman dekat. Bahkan, ia tahu kondisi sahabatnya sudah menurun beberapa hari belakangan ini.

“Tahunya dari grup teman-teman inti lah gitu. Pas kondisi Vidi udah mulai menurun kita udah mulai gantian nengokin. Alhamdulillah masih ada momennya,” jelasnya.

Tangisan Anya Geraldine

Anya Geraldine sempat menangis tanpa sebab setelah mendapatkan kabar Vidi Aldiano meninggal dunia. Ia mengaku kaget saat mendapatkan kabar tersebut, disaat ia baru pulang dari luar negeri.

“Kalau dari aku secara pribadi, aku ikhlas. Mmm, masih nggak bisa banyak berkata-kata sih ya, aku ya,” kata Anya Geraldine ketika ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026).

Anya mengakui mendapatkan kabar Vidi meninggal dunia usai menerima kabar dari rekannya dan saat perjalanan pulang dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Ia mengungkapkan bahwa selama di pesawat dalam perjalanan pulang ke Indonesia dari Singapura, perasaannya tiba-tiba jadi sedih tanpa sebab.

“Aku nggak tahu kenapa di pesawat kemarin, tiba-tiba air mata netes. Terus aku lihat awan, tiba-tiba rasanya peaceful sekali. Terus aku videoin awannya itu. Dan ternyata pas aku udah landing, dapat kabar dari teman kalau Vidi meninggal di jam sekian,” jelasnya.

Kondisi Vidi Sehari Sebelum Meninggal

Enzy Storia mengaku sangat kehilangan sosok sahabatnya, Vidi Aldiano yang meninggal dunia usai berjuang melawan kanker ginjal selama enam tahun ini. Enzy Storia membagikan kondisi terakhir Vidi Aldiano sebelum meninggal.

Ia mengaku bertemu Vidi di rumah satu hari sebelum sang penyanyi menghembuskan napas terakhirnya. “Aku hampir tiap hari ya komunikasi sama Vidi jadi sebelum Vidi ngedrop juga masih komunikasi,” kata Enzy Storia ditemui usai Pemakaman Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Minggu (8/3/2026).

“H-1 Vidi pergi juga aku masih ketemu sama Vidi, masih bercanda sama Vidi,” sambungnya dengan nada bergetar. Enzy mengaku kondisi Vidi sangat menurun dan bahkan tidak bisa bicara. Vidi hanya merespon orang-orang dengan ekspresinya saja.

“Vidi gak bisa ngerepons aku tapi cuma Vidi ngasih gerakan tangan gitu yang dia tau ada aku di situ gitu. Itu udah bikin aku cukup happy dia tau aku hadir buat dia,” jelasnya.

Tangis Yura Yunita Pecah

Duka mendalam dirasakan oleh penyanyi Yura Yunita, yang sangat kehilangan atas meninggalnya Vidi Aldiano, sosok penyanyi yang sudah dianggap sebagai sahabat dan keluarganya sendiri. Yura Yunita sedih tidak ada di sisi Vidi Aldiano saat pelantun ‘Status Palsu’ itu menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (7/3/2026) sore.

“Kabar meninggal (Vidi) aku tau pas lagi di Madinah, he-eh. Selepas Sholat Dzuhur di Madinah terus dapet kabar sedih banget,” kata Yura Yunita ditemui usai Pemakaman Vidi Aldiano, di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Minggu (8/3/2026).

Tidak pikir panjang, Yura langsung memutuskan untuk pulang ke Indonesia dari tanah suci, agar ia bisa melihat Vidi untuk terakhir kalinya. “Terus ya udah kita langsung pulang, terbang ke Indonesia. Alhamdulillah jadi sampai jam setengah tujuh pagi. Tadi sempet ke rumah duka, sempet ke masjid, sholatin, sholatin beb (Vidi).”

Doa Habib Jafar di Depan Kabah

Kepergian Vidi Aldiano membawa duka bagi keluarga, sahabat dan penggemarnya. Tak terkecuali Habib Husein Al Hadar atau akrab dikenal Habib Jafar. Sesaat mendengar kabar duka, Habib Jafar mengunggah kenangan baiknya bersama Vidi lewat instagram @husein_hadar pada Sabtu (8/3/2026).

Salah satunya adalah percakapannya dengan Vidi lewat whatsapp. Dalam tangkapan layar yang dibagikannya, Habib Jafar terlihat tengah berada di depan Kabah, Mekkah, Arab Saudi.

Kepada Vidi, dirinya mengirimkan sebuah potret yang mengharukan. Potret itu berupa ponsel bertuliskan doa dengan latar belakang Kabah. Dalam ponsel tertulis: “Ya Allah, Aku titip Vidi Aldiano, Jaga dia”. Potret tersebut pun disambut dengan tangisan oleh Vidi.

“Ya Allah habibbb, Makasih bnyk bibbb…,” tulis Vidi. Habib Jafar pun membalas pesan Vidi. Dirinya meyakinkan Vidi bahwa akan selalu ingat dan terus mendoakannya. “Pokoknya gue selalu ingat dan doain lo, Vid. Bareng2 kita doa hadapi semuanya ya,” ungkap Habib Jafar.

Habib Jafar Bersaksi Vidi Orang Baik

Habib Jafar punya banyak kenangan manis bersama mendiang Vidi Aldiano. Jenazah Vidi Aldiano dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Minggu (8/3/2026) pagi. Vidi Aldiano meninggal dunia, Sabtu (7/3/2026) sore.

Meski jarang bertemu, Habib Jafar sering berkomunikasi dengan Vidi Aldiano. “Komunikasi lewat WhatsApp-an sering, dia sering bertanya tentang berbagai hal soal ibadah,” kata Habib Jafat di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu.

Komunikasi terakhirnya, Habib Jafar banyak ditanya Vidi Aldiano mengenai proses ibadah yang harus dilakukan ditengah rasa sakit. “Waktu itu dia bertanya soal bagaimana keterbatasan untuk berwudu dan salat,” ucap Habib Jafar.

Ia menyebutkan suami Sheila Dara itu terus berusaha memperbaiki diri ditengah kondisi kesehatannya yang terus menurun. “Beliau lebih memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, selalu tentang itu yang ditanyakan,” jelasnya. “Kita hanya bisa ikut menyaksikan bahwa beliau orang yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *