Pelatih Persipura Jayapura Tetap Apresiasi Kerja Keras Pemain Meski Kalah dari PSS Sleman
Pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan atau yang akrab disapa Coach RD, tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya meskipun harus mengakui keunggulan PSS Sleman dalam laga lanjutan Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (21/2/2026) malam, dengan skor akhir 0-2 untuk kemenangan tuan rumah.
Dua gol PSS Sleman dicetak oleh Gustavo Tocantins pada masa injury time babak pertama (45+3) dan Arda Alfareza pada menit ke-70. Hasil ini membuat PSS Sleman mengoleksi 42 poin dari 20 pertandingan dan naik ke puncak klasemen, sementara Persipura harus turun ke posisi kedua dengan 40 poin.
Coach RD mengawali pernyataannya dengan mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. “Saya terima kasih kepada semua pemain Persipura yang sudah berusaha dengan baik. Kemudian selamat buat PSS Sleman untuk kemenangan ini,” ujarnya.
Konsistensi Tak Terjaga
Secara taktik, RD menyebut timnya sebenarnya mencoba mengambil inisiatif permainan sejak awal laga dengan menerapkan garis pertahanan tinggi. Dalam beberapa momen, Persipura dinilai mampu mematahkan serangan lawan dan membangun serangan dengan cukup baik.
Namun, masalah muncul saat konsistensi jarak antar lini tak terjaga. “Kita kurang bisa menjaga konsistensi jarak antar lini. Beberapa momen tadi praktis ketika second ball, mereka dengan mudah menguasai zona di tengah,” jelasnya.
Menurutnya, dominasi PSS Sleman dalam perebutan bola kedua dan kontrol di lini tengah menjadi salah satu kunci kemenangan tuan rumah. Situasi itu membuat pertahanan Persipura Jayapura mulai terbongkar menjelang akhir babak pertama, yang berujung pada gol pembuka PSS Sleman.
Di babak kedua, RD mencoba melakukan sejumlah perubahan, termasuk pergantian pemain dan variasi skema dengan satu hingga dua striker. Namun, disiplin pertahanan PSS Sleman membuat upaya tersebut tak membuahkan hasil.
“Kita sudah berusaha, sampai main dengan satu striker, sampai kita coba masukkan dua striker, tapi memang mereka disiplin sekali. Lawan bermain sangat efektif dan blok pertahanan mereka, terutama mulai dari lini tengah, cukup baik,” tambahnya.
Tak Patah Semangat
Meski kehilangan takhta puncak klasemen Grup Timur, RD menegaskan kekalahan ini tak akan membuat timnya patah semangat. Ia bahkan mengambil tanggung jawab penuh atas hasil tersebut.
“Kekalahan ini tidak kepada siapa-siapa, tapi kepada diri saya sebagai pelatih. Kita tidak akan putus asa, justru ini harus jadi motivasi lebih tinggi lagi untuk pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Senada dengan sang pelatih, pemain Persipura, Reno Salampessy, menilai kekalahan ini menjadi alarm penting bagi tim untuk menjaga konsistensi permainan.
“Ini mungkin bukan hasil yang kita mau, tapi dengan hasil ini kami jadi lebih sadar kalau semua tim siap memperebutkan tiket ke Liga 1. Ini jadi tolok ukur supaya kita jangan terlalu santai dan lebih siap lagi ke depan,” ujarnya.
PSS Sleman Tetap Rendah Hati
Dari kubu tuan rumah, Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menyebut kemenangan atas Persipura Jayapura sebagai hasil kerja keras seluruh elemen tim.
“Ini kemenangan sangat luar biasa yang ditampilkan oleh seluruh pemain, baik pemain inti maupun pemain pengganti. Mereka sudah bisa mengaplikasikan apa yang kita lakukan di latihan dan taktikal yang kita jalankan. Mereka bisa meredam permainan Persipura,” ujar Ansyari.
Menurutnya, seluruh pemain menjalankan tugas dengan disiplin sehingga strategi yang dirancang mampu berjalan maksimal di lapangan. Ia pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada skuad Super Elja.
Meski kini berada di puncak klasemen, Ansyari mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat puas. Ia menegaskan perjalanan kompetisi masih panjang dan tantangan ke depan akan semakin berat.
“Kemenangan ini membuat kita naik ke posisi puncak, tetapi ini bukan akhir dari segalanya karena pertandingan masih banyak. Kita minta pemain tetap rendah hati, tetap berjuang. Lawan-lawan pasti akan melihat kita dan berusaha menang dari kita,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam sisa pertandingan musim ini demi menjaga peluang promosi.












