Lima Moment Terbaik Shoto Todoroki dalam Seri My Hero Academia
Shoto Todoroki adalah salah satu karakter utama dalam seri My Hero Academia. Sebagai anak dari Endeavour, seorang pahlawan terkenal, Shoto memiliki latar belakang keluarga yang sangat kompleks. Keluarga Todoroki dikenal sebagai keluarga yang disfungsional, dan hal ini memengaruhi kepribadian Shoto sejak kecil. Meski begitu, Shoto telah membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu karakter terkuat dalam seri ini. Dari momen epik hingga emosional, berikut lima momen terbaik Shoto Todoroki dalam My Hero Academia.
5. Shoto Bekerja Sama dengan Inasa Yoarashi untuk Mengalahkan Gang Orca
Kadang, musuh terbesar para pahlawan bukanlah penjahat, melainkan ego mereka sendiri. Persaingan antara pahlawan sering kali membuat mereka lupa siapa lawan sebenarnya. Hal ini terjadi pada Shoto dan Inasa Yoarashi dalam Ujian Lisensi Pahlawan Sementara.
Inasa adalah salah satu murid terkuat di SMA Shiketsu. Awalnya, ia mengagumi Shoto, tetapi karena sifat dingin Shoto, Inasa justru berbalik membenci. Keduanya ditempatkan dalam satu tim dan harus menghadapi Gang Orca. Alih-alih bekerja sama, Shoto dan Inasa justru saling bertarung.
Akibatnya, mereka mudah dikalahkan oleh Gang Orca. Namun, Shoto akhirnya menyadari bahwa musuh sebenarnya adalah Gang Orca, bukan Inasa. Dengan sikap dewasa, Shoto melupakan perselisihan dengan Inasa dan mulai bekerja sama untuk mengalahkan musuh mereka.
4. Shoto Kembali Menemui Ibumya Setelah Beberapa Tahun

Sejak diperkenalkan, Shoto dikenal sebagai sosok dingin. Namun, di balik itu, ia memiliki sisi hangat. Hal ini terlihat ketika Shoto mengunjungi ibunya, Rei Todoroki, setelah Festival Olahraga Yuei.
Shoto memiliki trauma mendalam terhadap ibunya. Saat kecil, Rei pernah menyiramnya dengan air panas secara spontan karena wajah Shoto mengingatkannya pada Endeavour. Meski begitu, Shoto lebih bersimpati pada ibunya daripada ayahnya. Sebagai sesama korban Endeavour, Shoto memahami penderitaan Rei.
Pertemuan ini menjadi momen hangat bagi Shoto, menunjukkan bahwa ia mulai berdamai dengan keluarganya.
3. Shoto Menggunakan Api untuk Pertama Kalinya

Dalam Festival Olahraga Yuei, Shoto bertarung dengan Izuku Midoriya (Deku) sebelum menghadapi Katsuki Bakugo. Di sini, Deku bisa saja memenangkan pertarungan, karena Shoto hanya menggunakan es. Namun, Shoto menolak menggunakan api karena kebencian terhadap Endeavour.
Deku memprovokasi Shoto agar menggunakan api. Akhirnya, Shoto menggunakan kekuatan api untuk pertama kalinya. Meskipun tidak sepenuhnya terkendali, kekuatan api Shoto ternyata setara dengan kekuatan esnya. Meski kalah, Deku berhasil menyelamatkan Shoto.
2. Shoto Mengalahkan Dabi

Pertarungan antara Shoto dan Dabi menjadi salah satu momen paling epik dalam perang terakhir. Ini bukan lagi pertarungan antara pahlawan dan penjahat, melainkan konflik internal keluarga Todoroki.
Dabi ingin balas dendam pada keluarganya. Dengan api yang lebih panas dari Endeavour, Dabi membakar tubuhnya sendiri dan siap meledak. Namun, Shoto mengambil alih pertarungan dan berhasil mencegah ledakan tersebut. Meski Dabi tidak selamat, Shoto berhasil menyelamatkan keluarga mereka.
1. Shoto Menanyakan Makanan Favorit Dabi

Setelah perang berakhir, Dabi ditahan dalam kondisi yang buruk. Akibat api sendiri, Dabi kesulitan hidup tanpa bantuan. Keluarga Todoroki sempat mengunjunginya. Endeavour mengakui bahwa api Dabi lebih panas dari miliknya.
Meski Dabi menolak memaafkan ayahnya, Shoto menanyakan makanan favorit kakaknya. Dabi menjawab soba, dan Shoto tersenyum. Hal ini menunjukkan bahwa Shoto tidak pernah membenci Dabi, melainkan ingin lebih dekat dengannya.
Dari bekerja sama dengan rival hingga menanyakan hal kecil, Shoto telah menunjukkan perkembangan karakter yang luar biasa. Mulai dari orang yang dingin, Shoto kini menjadi salah satu karakter paling dewasa dalam seri. Bagaimana menurutmu? Dari kelima momen Shoto Todoroki dalam My Hero Academia, mana yang paling kamu suka?











