Yudo Sadewa, Anak Menteri yang Memilih Kesederhanaan dan Investasi Teknologi
Yudo Sadewa, putra dari Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik karena gaya hidupnya yang jauh dari kesan glamor. Bukan karena status atau jabatan orang tuanya, tetapi karena cara hidup yang sederhana dan penuh kejutan.
Di tengah persepsi masyarakat tentang anak pejabat yang identik dengan kemewahan, pengawalan ketat, dan kendaraan mewah, Yudo hadir dengan narasi yang berbeda. Ia tampil apa adanya, sederhana, dan nyaris mematahkan stereotip yang selama ini melekat pada sosok anak pejabat.
Datang Sendiri Naik Motor dari Bogor
Kisah Yudo bermula saat ia menjadi narasumber di sebuah sesi live streaming. Saat itu, Yudo datang sendirian tanpa iring-iringan kendaraan, sopir pribadi, atau pengawalan protokoler. Yang membuat sang streamer terkejut adalah kendaraan yang digunakan Yudo untuk menempuh perjalanan dari Bogor ke Jakarta. Alih-alih mobil mewah, Yudo justru tiba dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Xmax.
“Dia ke sini naik Xmax,” ujar streamer tersebut. Tidak hanya itu, Yudo juga mengemudi sendiri dari Bogor menuju Jakarta tanpa ada pengawalan. Sebuah pemandangan yang sangat jarang terlihat dari anak seorang menteri keuangan.
Saat streamer menceritakan kekagetannya dengan nada tak percaya, respons Yudo justru di luar dugaan. Ia menjawab dengan tawa santai, seolah apa yang dilakukannya adalah hal biasa.
“Emang kenapa naik motor?” tanyanya.
Jawaban polos itu membuat streamer semakin terperangah. Ia pun kembali menimpali, masih dengan nada tak habis pikir.
“Lu bayangin naik motor man.”
Percakapan itu menjadi bukti bahwa bagi Yudo, kesederhanaan bukanlah pencitraan melainkan pilihan hidup.
Mengaku Rugi Puluhan Miliar
Dari obrolan ringan soal motor, percakapan beralih ke topik yang lebih serius: dunia kripto, bidang yang ditekuninya. Di sini, Yudo kembali membuat streamer terdiam. Tanpa basa-basi, Yudo secara terbuka mengungkap bahwa dirinya baru saja mengalami kerugian besar dalam trading bitcoin.
“Gue 10 Oktober ini loss hampir Rp22 miliar, tapi dari 8 juta dollar AS kecil lah,” katanya.
Pengakuan itu sontak membuat streamer terkejut. Bukan hanya karena nominal kerugian yang fantastis, melainkan juga karena cara Yudo menyampaikannya yang begitu tenang dan terbuka, seolah berbicara tentang hal biasa.
Tetap Memilih Hidup Sederhana
Meski memiliki kekayaan yang sangat besar, Yudo kembali menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik menjalani hidup bermewah-mewahan. Kesederhanaan justru menjadi prinsip yang ia pegang, termasuk dalam aktivitas sehari-hari.
Streamer pun melontarkan pertanyaan yang cukup tajam.
“Lu bisa setransparan ini, Lo gak peduli?”
Yudo menjawab dengan lugas dan ringan, tanpa ragu sedikit pun.
“Enggak peduli, gue ke sininya aja naik motor, gue kan sederhana orangnya.”
Ia bahkan menyelipkan sindiran halus terhadap gaya hidup sebagian anak pejabat lain.
“Kalau anak pejabat yang lain kan naik, ‘tot tot tot’.”
Streamer pun tak bisa menahan rasa kagumnya.
“Jadi lu orangnya sangat humble ya,” pujinya.
“Ya, gue orangnya emang gitu,” jawab Yudo singkat.
Bukan Flexing, Tapi Investasi Masa Depan
Di tengah gaya hidup sederhana dan penghasilan kripto yang fantastis, muncul satu pertanyaan penting: untuk apa sebenarnya Yudo menggunakan uangnya?
Streamer langsung bertanya.
“Terus uangnya lu habiskan untuk apa?”
Jawaban Yudo kembali mengejutkan. “Gue gunain untuk AI, gue bikin AI sendiri di rumah, lagi nyoba ngembangin.”
Bukan mobil supercar, bukan jam mewah, bukan rumah megah. Uang yang dimilikinya justru dialihkan untuk eksperimen teknologi dan pengembangan kecerdasan buatan.
Yudo pun menjelaskan alasannya.
“Soalnya AI kan sekarang lagi naik, makanya gue coba peruntungan di sini.”
Di tengah sorotan publik terhadap gaya hidup elite, sosok Yudo Sadewa hadir sebagai anomali anak pejabat yang memilih kesederhanaan, keterbukaan, dan investasi masa depan ketimbang kemewahan semu.












