Perjalanan Ilham Arif dan Andi Baso Jadi Calon Kuat Ketua Domino Sulsel

Kandidat Ketua Pordi Sulsel: Ilham Arief Sirajuddin dan Andi Baso Ryadi Mappasulle

Perebutan kursi ketua Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Provinsi Sulawesi Selatan menjadi sorotan utama dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) I Pordi Sulsel yang akan berlangsung pada 27–28 Desember. Dua tokoh yang terlibat dalam persaingan ini adalah Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Andi Baso Ryadi Mappasulle.

Proses Pendaftaran dan Kandidat Utama

Selama empat hari masa pendaftaran di Sekretariat Panitia Penjaringan, Jl Pengayoman, Panakkukang, Makassar, hanya dua kandidat yang mendaftar yaitu IAS dan Andi Baso. IAS menjadi pendaftar pertama pada Sabtu, diwakili tiga orang terdekatnya, Yusuf Said, Jefri Timbo, dan Saad Iranda Dollar. Sehari kemudian, Andi Baso menyusul mendaftar untuk kembali bertarung mempertahankan kursinya.

Masa jabatannya sebagai ketua Pordi Sulsel akan berakhir pada 26 Desember mendatang. Agenda ini menjadi ajang penentuan antara petahana Andi Baso dan penantang kuat IAS dalam perebutan kursi ketua.

Visi dan Komitmen Andi Baso Ryadi Mappasulle

Dewan Pendiri PPoldi Sulsel, Andi Baso Ryadi Mappasulle, menegaskan kembali komitmennya untuk membangun domino sebagai olahraga otak yang mampu melahirkan prestasi. Menurutnya, perjalanan Pordi Sulsel dalam empat tahun terakhir telah menunjukkan kemajuan signifikan, meski masih menyisakan sejumlah pekerjaan besar yang harus dituntaskan.

“Saat awal berdiri, saya membangun Pordi dari nol. Tahun 2020, sangat sedikit yang mau menjadi pengurus. Tetapi alhamdulillah, mungkin karena izin Allah, pada 2025 ini Pordi Sulsel bisa menjadi parameter dan barometer organisasi Pordi di Indonesia,” ujarnya.

Meski bersyukur dengan perkembangan yang ada, Andi Baso menegaskan bahwa tujuan besar organisasi belum tercapai. Pordi, kata dia, masih berjuang untuk menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Menurutnya, proses menuju keanggotaan KONI adalah amanah moral yang harus ia kawal hingga tuntas.

“Tujuan dan cita-cita belum sampai karena Pordi belum masuk anggota KONI. Ini beban moral saya. Jika Pordi sudah masuk KONI, maka tugas saya selesai,” tegasnya.

Perspektif Ilham Arief Sirajuddin

Ilham Arief Sirajuddin, mantan Wali Kota Makassar selama dua periode, juga memiliki visi yang jelas dalam memimpin Pordi Sulsel. IAS dikenal sebagai tokoh yang memiliki rekam jejak politik yang kuat dan pengalaman membangun jaringan selama masa kepemimpinannya.

IAS telah ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan pasangan Munafri Arifuddin (Appi) dan Aliyah Mustika Ilham (Appi-Aliyah) untuk Pilwali Makassar 2024. Penunjukan ini dianggap langkah strategis mengingat pengalamannya sebagai Wali Kota Makassar selama dua periode, dari 2004 hingga 2014.

Rekam Jejak dan Prestasi IAS

Sebagai Wali Kota, IAS dikenal sebagai pemimpin visioner yang meraih berbagai prestasi, termasuk 168 penghargaan di berbagai bidang. Salah satu prestasi gemilangnya adalah nominasi sebagai Wali Kota Terbaik Dunia (World Mayor Prize) pada tahun 2012. Penghargaan ini sebuah pengakuan internasional yang mengukuhkan kiprahnya sebagai pemimpin dengan inovasi dan keberhasilan besar.

Kepemimpinan IAS fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Berkat kepemimpinannya, pertumbuhan ekonomi Makassar meningkat pesat, mencapai lebih dari 9 persen per tahun. Pembangunan yang ia dorong, seperti revitalisasi Pantai Losari dan Lapangan Karebosi, menjadi simbol keberhasilannya.

Kritik dan Harapan dari Anggota Pordi

Salah satu anggota Pordi Makassar, Faisal Arsyad, menyampaikan bahwa nama besar bukan jaminan untuk memimpin organisasi ini. “Organisasi ini mengedepankan kekeluargaan dan persahabatan jadi kita butuh orang yang bisa merangkul bukan yang mau menguasai,” katanya.

Menurut kepengurusan Sulawesi Selatan saat ini sudah sangat bagus dengan membangun dewan pengurus cabang se kabupaten/kota. “Dan berjalan dengan baik. Jadi kepemimpinan Andi Baso sebaiknya dilanjutkan untuk periode kedua,” katanya.

Dinamika dan Harapan

Andi Baso menyebut sudah ada 16 pengurus kabupaten/kota yang memberikan rekomendasi kepadanya untuk melanjutkan kepemimpinan. Karena itu, ia memastikan tetap maju pada pemilihan ketua Pordi Sulsel mendatang. “Saya tetap akan maju. Saya hormat dan mohon izin kepada senior, Kak Aco. Tapi dalam organisasi, kita harus siap berkompetisi secara sehat,” tutupnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *