Timnas Indonesia harus menerima kekalahan tipis 2-3 dari Australia dalam laga semifinal Piala AFF Futsal Putri 2026. Pertandingan berlangsung di Terminal 21 Korat, Thailand, pada Sabtu (28/2/2026). Hasil ini membuat Timnas Indonesia gagal melaju ke final karena dalam babak perpanjangan waktu mereka juga kalah.
Untuk itu, Timnas Indonesia akan memperebutkan posisi ketiga melawan antara Thailand dan Vietnam pada Senin, 2 Maret 2026. Berikut adalah jalannya pertandingan yang sangat sengit antara kedua tim:
Jalannya Pertandingan
Timnas Indonesia tampil percaya diri sejak menit awal, bahkan dalam lima menit pertama mereka menguasai permainan. Meski pada menit ke-6, Australia memberikan ancaman, tetapi golnya tidak disahkan karena tendangan langsung tanpa sentuhan.
Pada menit ke-5, belum ada gol yang tercipta meskipun permainan berlangsung dengan intensitas tinggi dan cepat. Australia memberikan perlawanan, namun mereka masih kesulitan membongkar pertahanan Timnas Indonesia.
Skuad Garuda Pertiwi berhasil unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak oleh Insyafadya Salsabillah pada menit ke-9. Gol ini tercipta setelah Quisepina Astin Olin membawa bola seorang diri dan memberikan umpan kepada Insyafadya Salsabillah yang berada di depan gawang. Ia langsung menendang bola ke gawang, sehingga skor menjadi 1-0.
Namun, keunggulan ini tidak bertahan lama karena Australia langsung menyamakan kedudukan. Clare Jane Anne Holder melakukan tendangan keras ke arah gawang, dan skor berubah menjadi 1-1 pada menit ke-10.
Hingga menit ke-18, belum ada gol yang tercipta. Jual beli serangan terus dilakukan, namun kedua tim masih buntu. Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.
Babak Kedua
Pada babak kedua, jual beli serangan terlihat dari kedua tim, tetapi hingga menit ke-25 belum ada gol yang tercipta. Kedua tim masih cukup buntu, meski Olin berusaha untuk membongkar pertahanan Australia, tetapi mereka belum mampu mencetak gol lagi.
Para pemain Timnas Indonesia tidak menyerah dan terus menekan. Permainan berani yang dilakukan Dhea Febrina akhirnya berbuah manis. Ia melakukan serangan cepat dengan membawa bola seorang diri, dan meskipun sempat ditarik bajunya oleh pemain Australia, ia langsung melepaskan tendangan ke arah gawang. Skor berubah menjadi 2-1 pada menit ke-29.
Namun, setelah Diah Tri melakukan kesalahan, dan saat Holder melakukan tendangan keras, bola membentur kepala Fitry Amelya. Situasi ini membuat bola benturan dari kepala Fitry menjadi gol bunuh diri. Australia menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-31.
Jual beli serangan masih terlihat dalam laga ini, tetapi hingga memasuki menit ke-35 belum ada gol lagi yang tercipta. Timnas Indonesia dalam tiga menit terakhir mencoba melakukan tekanan ke gawang Australia, tetapi masih kesulitan untuk bisa kembali mencetak gol.
Skuad Garuda Pertiwi mendapat peluang melalui tendangan bebas pada menit ke-39, tetapi belum mampu mencetak gol karena pertahanan Australia sangat rapat. Pertandingan pun dilanjutkan dengan perpanjangan waktu karena dalam dua babak masih berakhir dengan skor 2-2.
Dalam perpanjangan waktu lima menit pertama, pertandingan masih berlangsung dengan jual beli serangan. Australia tidak membiarkan Timnas Indonesia menguasai permainan lama. Kedua tim cukup buntu karena pertahanan mereka sangat rapat, sehingga tak ada gol tercipta.
Tambahan waktu lima menit dilanjutkan, tetapi justru banyak kesalahan yang dilakukan oleh pemain Timnas Indonesia. Bahkan pada menit ke-47, Australia menunjukkan permainan percaya diri dalam melakukan serangan. Nizrina Fauziah melakukan kesalahan dengan menarik baju pemain Australia, sehingga tim Negeri Kanguru tersebut mendapat peluang melalui tendangan bebas.
Namun, tendangan bebas Clare Jane Anne Holder masih membentur mistar gawang. Dalam dua menit sisa tambahan waktu ini, Timnas Indonesia masih berusaha keras mencetak gol. Justru pada menit ke-50, Timnas Indonesia kebobolan melalui Trudy Rose Camilleri. Gol pada detik-detik akhir itu membuat Timnas Indonesia gagal melaju ke final, dan mereka harus berjuang di perebutan posisi ketiga nantinya.
Susunan Pemain
Timnas Indonesia:
– 2-Fitry Amelya
– 7-Diah Tri Lestari
– 4-Marsya Aulia
– 10-Fitri Rosdiana
– 14-Nisma Francida
– Cadangan: 1-Riska Aprilia, 6-Novita Murni, 9-Nizrina Fauziah, 5-Quisepina Astin Olin, 8-Dhea Febrina, 11-Fitri Sundari, 12-Agnes M, 3-Insyafadya Salsabillah.
– Pelatih: Luis Goncalo Marques Estrela
Australia:
– 1-Sarah Maree Easthope
– 10-Trudy Rose Camilleri
– 2-Alexia Elisabeth Karrys-Stahl
– 11-Halle Anne Smit
– Cadangan: 3-Ariella Andrea Cabezas, 5-Mia Jasmine Nataly, 6-Clare Jane Anne Holder, 7-Jessica Mie Ye Au, 8-Grace Elizabeth Arnold, 9-Natalie Morgan Tathem, 12-Claudia Fruscalzo, 14-Alvina Marie Khoshaba
– Pelatih: Bruno Fernandes Cannavan












