Kisah Haru Punch, Monyet yang Ditolak Induknya
Punch, seorang bayi monyet yang tinggal di Kebun Binatang Kota Ichikawa, Prefektur Chiba, Jepang, kini menjadi sorotan dunia karena kisahnya yang mengharukan. Sejak lahir pada 26 Juli 2025, Punch mengalami penolakan dari induknya yang kelelahan setelah melahirkan. Hal ini memaksa para penjaga kebun binatang untuk mengambil alih perawatannya.
Penjaga Kebun Binatang Mengambil Alih Perawatan
Dua penjaga kebun binatang, Kosuke Shikano (24) dan Shumpei Miyakoshi (34), memutuskan untuk mengambil alih pengasuhan Punch setelah melihat bahwa sang induk tidak menunjukkan tanda-tanda ingin merawat anaknya. Menurut Shikano, penelantaran anak oleh monyet terjadi dalam persentase tertentu, terutama ketika induknya baru pertama kali melahirkan.
“Karena Punch sehat, kami untuk sementara memisahkan dari kelompok dan mulai memberinya susu langsung dari tangan,” ujarnya. Proses ini dilakukan agar Punch tetap mendapatkan nutrisi yang cukup meskipun tidak bisa bergantung pada induknya.
Boneka Orangutan sebagai Pengganti Ibu
Untuk membantu Punch merasa nyaman, para penjaga mencoba memberikan berbagai media pengganti seperti gulungan handuk dan beragam jenis boneka. Di antara semua benda tersebut, Punch justru menyukai satu boneka orangutan. Bulu boneka itu memudahkan untuk dipegang dan penampilannya mirip dengan monyet, sehingga memberikan rasa aman bagi Punch.
“Boneka binatang itu adalah ibu pengganti,” kata Shikano. Pada malam hari, Punch sering menghabiskan waktu bersama boneka itu, meringkuk hingga tertidur. Tindakan ini membuat banyak orang terkesan dan menganggapnya sebagai bentuk kasih sayang yang unik.
Interaksi dengan Kelompok Monyet
Meski masih belum bisa makan sendiri, Punch kini telah tumbuh hingga berat sekitar 2 kilogram. Para penjaga terus memberinya makan dan mengawasi perkembangannya. Punch sering menempel pada para penjaga atau menghabiskan waktu sendirian jauh dari kelompoknya.
Namun, secara bertahap, Punch mulai terbiasa dengan lingkungannya dan meningkatkan interaksinya dengan monyet lain. “Dia aktif berinteraksi dengan monyet-monyet lain, dan saya bisa merasakan dia semakin dewasa,” ujar Miyakoshi. Bahkan ketika dimarahi oleh monyet lain, Punch cepat pulih dan menunjukkan mental yang kuat.
Kehadiran Monyet Dewasa yang Membantu
Beberapa waktu lalu, kabar gembira datang bagi Punch. Dia akhirnya dipeluk dan dirawat oleh seekor monyet dewasa untuk pertama kalinya. Keadaan ini menunjukkan bahwa Punch mulai diterima oleh kelompoknya. Monyet yang viral di media sosial beberapa hari terakhir ini mulai mendapatkan teman.
Perkembangan yang Menyenangkan
Kepala divisi kebun binatang dan taman botani Pemerintah Kota Ichikawa, Takashi Yasunaga, mengaku senang karena orang-orang mulai mengenal Punch. “Rasanya jumlah pengunjung jelas meningkat dibandingkan tahun-tahun biasanya,” jelas dia.
Kisah Punch telah sukses memikat hati orang-orang dari seluruh dunia. Foto dan video yang menunjukkan dia memeluk dan menenteng boneka orangutan menjadi viral di media sosial. Kehidupan Punch kini terus berkembang, dan harapan besar diucapkan agar dia dapat tumbuh menjadi monyet yang sehat dan bahagia.












