Bocah 12 Tahun di Sukabumi Tewas dengan Luka Bakar Parah, Akui Dianiaya Ibu Tiri

Kasus Kematian Bocah 12 Tahun dengan Luka Bakar di Sekujur Tubuh

Video yang viral di media sosial menunjukkan seorang bocah laki-laki berinisial NS (12) yang mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Kejadian ini terjadi di Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. NS akhirnya meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @aniiammar dan telah ditonton lebih dari 2,8 juta kali.

Dalam video tersebut, NS mengaku bahwa ia menjadi korban penganiayaan oleh ibu tirinya. Ia menjelaskan bahwa luka bakar yang ada di tubuhnya diduga disebabkan oleh tindakan kekerasan. Dalam rekaman, NS menunjuk wajahnya saat ditanya siapa yang melakukan hal tersebut. “Sama Mamah,” jawabnya sambil menangis.

Seorang pria berbaju hijau yang berada di lokasi menanyakan kronologi kejadian tersebut. Ia meminta penjelasan tentang luka bakar pada NS. NS menjawab bahwa ia tidak tahu pasti karena saat kejadian ia sudah tidak sadar. Dugaan kuat adalah bahwa NS dipaksa untuk minum air panas oleh ibu tirinya.

Ayah kandung NS, Anwar Satibi, menyampaikan bahwa anaknya pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada tahun 2025. Menurut Anwar, kasus tersebut pernah dimediasi dan diberikan perdamaian. Namun, ia tetap merasa tidak puas dan ingin mengetahui penyebab pasti kematian putranya.

NS dibawa ke Rumah Sakit Jampang Kulon pada pagi hari dan dinyatakan meninggal dunia pada sore hari. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara TK II Setukpa Polri Kota Sukabumi untuk dilakukan autopsi.

Fakta-Fakta Terkait Kematian NS

1. Pernah Mengalami Kekerasan pada 2025

Anwar Satibi mengungkapkan bahwa NS pernah mengalami KDRT oleh ibu tirinya pada 2025. Meski kasus tersebut pernah dimediasi, Anwar masih merasa belum puas dengan hasilnya. Ia bahkan menyatakan bahwa laporan ke polisi belum dicabut.

2. Anggota Tubuh Banyak Luka Bakar

RS Bhayangkara Setukpa Lemdiklat Polri mengungkapkan hasil otopsi terhadap NS. Dokter forensik menemukan adanya luka bakar di beberapa bagian tubuh korban, termasuk kaki, punggung, bibir, dan hidung. Luka tersebut tersebar di anggota gerak hingga area wajah.

3. Penyebab Luka Masih Teka-Teki

Meski luka bakar ditemukan, penyebab pasti munculnya luka tersebut masih belum bisa dipastikan. Tim medis tidak dapat menyimpulkan apakah luka tersebut akibat tindakan kekerasan atau faktor ketidaksengajaan. Hingga saat ini, tim forensik masih melakukan pendalaman.

4. Sampel Organ Dibawa ke Jakarta

Untuk mendapatkan kepastian, tim dokter melakukan pemeriksaan dalam dan mengambil sampel organ korban. Sampel tersebut dikirim ke laboratorium di Jakarta untuk dianalisis. Tujuannya adalah untuk memeriksa kemungkinan adanya zat asing atau penyakit bawaan yang memicu kematian NS secara mendadak.

5. Jantung dan Paru-Paru Alami Pembengkakan

Jantung dan paru-paru korban ditemukan mengalami pembengkakan. Hal ini menjadi fokus utama dalam pemeriksaan laboratorium. Tim medis masih menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui apakah pembengkakan tersebut disebabkan oleh kondisi kesehatan sebelumnya atau bukan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *