Tokoh-Tokoh Dunia yang Muncul di Tahun 2025
Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh perubahan dan dinamika, dengan munculnya berbagai tokoh baru dari berbagai belahan dunia. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, termasuk politisi, tokoh agama, hingga individu yang dianggap sebagai pahlawan. Beberapa nama yang sebelumnya tidak dikenal secara luas kini menjadi sorotan publik. Berikut adalah enam tokoh dunia yang naik daun sepanjang 2025.
1. Paus Leo XIV
Robert Francis Prevot, seorang pastor asal Amerika Serikat (AS), resmi dilantik menjadi paus baru Gereja Katolik pada 18 Mei 2025. Ia menggantikan Paus Fransiskus yang sebelumnya menjabat. Robert memilih nama Paus Leo XIV untuk menggambarkan arah gereja di bawah kepemimpinannya.
Sebelumnya, nama Robert Prevost tidak banyak dikenal secara internasional. Namun, ia memiliki rekam jejak panjang dalam pelayanan pastoral. Ia memulai misi pertamanya di Peru pada 1985 setelah menyelesaikan pendidikan teologi dan hukum kanon. Setelah hampir satu dekade, Robert kembali ke Chicago pada 1999 dan memegang posisi sebagai prior provinsial di Midwest, AS.
Pada 2014, Paus Fransiskus memintanya untuk kembali ke Peru sebagai administrator apostolik Keuskupan Chiclayo. Prevost kemudian diangkat secara resmi sebagai kepala keuskupan tersebut pada 2023. Ini menandai puncak kariernya di Gereja Katolik. Setelah Paus Fransiskus wafat pada 21 April, Robert Prevost terpilih menjadi paus baru setelah pemungutan suara di konklaf.
2. Sanae Takaichi
Sanae Takaichi resmi menjadi Perdana Menteri Jepang pada 21 Oktober 2025, menjadikannya sebagai wanita pertama yang memimpin negara itu. Meski pernah menjabat sebagai Menteri Keamanan Ekonomi, Menteri Urusan Dalam Negeri, dan Menteri Kesetaraan Gender, nama Takaichi kurang mendapat sorotan di dunia internasional.
Pada awal masa jabatannya, Takaichi langsung membuat pernyataan kontroversial yang membuat hubungan Jepang dan China kini renggang. Dalam sidang parlemen pada 7 November 2025, ia menyatakan bahwa keadaan darurat di Taiwan yang melibatkan penggunaan kekuatan dari China bisa menjadi situasi yang mengancam kelangsungan hidup Jepang. Pernyataan ini langsung membuat geram China, yang menganggap Takaichi mencampuri urusan dalam negeri.
3. Maria Corina Machado
Maria Corina Machado merupakan pejuang demokrasi Venezuela yang meraih Nobel Perdamaian 2025. Ia dianggap berjasa atas kerja kerasnya dalam memperjuangkan hak-hak demokrasi warga Venezuela. Komite Nobel menganggap, Machado merupakan contoh keberanian sipil karena tetap berada di negaranya meski nyawanya terancam.
Kendati demikian, ia secara terbuka mendukung Israel, sehingga membuat sebagian orang mempertanyakan pemberian Nobel perdamaian itu. Namun, keberadaannya sempat menimbulkan tanda tanya usai tak muncul ke publik dalam waktu lama dan tidak menghadiri pemberian Nobel Perdamaian pada 10 Desember.
4. Purbaya Yudhi Sadewa
Nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sering menjadi “buah bibir”, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini dilantik menjadi Menteri Keuangan pada 8 September 2025, menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Awalnya, nama Purbaya banyak diragukan oleh publik. Apalagi, ia kerap melontarkan pernyataan kontroversial pada awal jabatannya. Namun, sebulan setelah menjabat, keraguan itu mulai bergeser menjadi sentimen positif, berdasarkan Survei Litbang Kompas 17 Oktober 2025.
Beberapa gebrakannya yang banyak disorot adalah rencananya untuk mengejar 200 penunggak pajak yang berpeluang menambah penerimaan negara hingga Rp 60 triliun. Tak hanya itu, Purbaya juga sempat mengungkap adanya dana pemerintah daerah yang mengendap Rp 233 triliun.
5. Ahmed El Ahmed
Tragedi Penembakan Bondi Beach, Sydney Minggu (14/12/2025) masih menyisakan duka bagi warga Australia. Akibatnya, 15 orang tewas dalam insiden yang dianggap sebagai pembantaian terburuk di Australia sejak 1996 itu.
Di balik insiden itu, seorang warga bernama Ahmed El Ahmed dianggap sebagai pahlawan menyergap salah satu pelaku dari belakang dan merebut senjata yang digunakan untuk menembaki kerumunan. Video detik-detik aksi heroik pria keturunan Suriah itu pun beredar di berbagai platform media sosial.
Berkat aksi heroiknya itu, Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese akan memberinya penghargaan. Penghargaan ini ditujukan kepada mereka yang berani menghadapi situasi berbahaya demi menyelamatkan orang lain dalam tragedi Bondi Beach.
6. Viswashkumar Ramesh
Viswashkumar Ramesh merupakan satu-satunya penumpang Air India 171 yang jatuh di Ahmedabad, Gujarat, India pada Juni 2025. Sebagai informasi, pesawat Air India 171 awalnya dijadwalkan terbang ke Bandara Gatwick, London, tetapi jatuh di kawasan permukiman, menabrak asrama mahasiswa kedokteran yang terletak tidak jauh dari bandara.
Sedianya, warga negara Inggris berusia 40 tahun itu sedang dalam perjalanan kembali ke London bersama saudaranya. Dalam video yang beredar, Ramesh tampak berjalan tertatih menjauhi reruntuhan pesawat dengan luka ringan di tubuhnya. Ia mengaku berhasil melepaskan sabuk pengaman dan merangkak keluar dari reruntuhan.
Kendati berhasil selamat, Ramesh mengalami gangguan stres pascatrauma (PTSD) dan kesulitan berkomunikasi.











