Koleksi Kartu Jadi Masalah Serius bagi Persija Jakarta
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyoroti satu masalah yang dianggapnya sangat mengganggu performa tim sebelum pertandingan melawan Persebaya Surabaya. Masalah tersebut adalah jumlah kartu kuning dan merah yang dikumpulkan oleh pemain Persija Jakarta dalam beberapa laga terakhir.
Menurut Souza, koleksi kartu ini tidak hanya menjadi beban mental bagi pemain, tetapi juga berdampak langsung pada hasil pertandingan. Ia menyatakan bahwa selalu memperingatkan para pemain untuk menjaga emosi dan menghindari tindakan yang bisa berujung pada penerimaan kartu.
“Kita selalu bicara sama pemain, harus mulai dengan 11 dan akhir dengan 11. Kita sudah tahu bagaimana kita sering dirugikan karena kartu,” ujarnya.
Angka yang Mengkhawatirkan
Dalam Super League musim ini, Persija Jakarta menjadi salah satu tim dengan jumlah kartu terbanyak. Hingga pekan ke-27, mereka telah mengumpulkan 73 kartu kuning dan delapan kartu merah. Angka ini menjadi sorotan kritis dari pelatih dan suporter.
Souza mengungkapkan bahwa dalam beberapa pertandingan, Persija kehilangan pemain di tengah laga karena kartu. Hal ini membuat tim kesulitan menjaga performa dan sering gagal meraih hasil maksimal.
“Ada beberapa pertandingan kita tidak bisa menang, bahkan hampir kalah atau hanya seri karena kartu. Ini bukan soal taktik, tapi karena kita terlalu keras dan tidak bisa kontrol permainan,” jelasnya.
Tidak Ada Rencana untuk Koleksi Kartu
Souza menegaskan bahwa koleksi kartu bukanlah bagian dari rencana tim. Ia menilai hal ini terjadi karena pemain belum mampu mengendalikan emosi di lapangan.
“Ini terjadi karena tidak ada kontrol dari pemain. Kita harus mengerti ini sangat merugikan tim. Yang bisa kita lakukan adalah terus bicara dan memperbaiki kontrol di dalam pertandingan,” tambahnya.
Sindiran Suporter
Masalah kartu yang dialami Persija Jakarta juga menjadi bahan sindiran dari suporter setia mereka, Jakmania. Beberapa komentar di media sosial menunjukkan kekecewaan terhadap perilaku pemain.
Beberapa contoh komentar yang muncul di kolom Instagram @persija antara lain:
- “Target di menit keberapa dapet kartu merah?”
- “tebak yg dpt kartu lawan Persebaya?”
- “tahan emosi jgn gampang bgt kena kartu merah jgn rugiin tim. Woi para pemain @persija asa juara masih ada percaya sama kuasa sang khalik. Aamiin.”
- “fokus penuh (emot silang) fokus koleksi kartu kuning sama merah (emot centang).”
Apakah Pemain Bisa Memperbaiki Performa?
Masalah ini menjadi tantangan besar bagi Persija Jakarta menjelang laga melawan Persebaya Surabaya. Dengan laga penting yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (11/4/2026) pukul 19.00 WIB, banyak yang menantikan respons pemain.
Apakah mereka akan kembali mengoleksi kartu, atau justru mampu mengendalikan emosi dan memberikan performa terbaik? Ini menjadi pertanyaan besar yang harus dijawab oleh skuad Macan Kemayoran.












