Jejak Jenderal Alfred Papare: Dari Tana Toraja, Soppeng, hingga Makassar ke Bintang Dua

Kenaikan Pangkat Jenderal Alfred Papare: Dari Putra Papua ke Jabatan Strategis

Kariernya terus berjalan dengan cepat. Alfred Papare kini resmi menjabat sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) setelah naik pangkat dari Brigadir Jenderal. Momentum ini terjadi pada bulan Ramadan 2026, tepatnya dalam upacara yang digelar di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, pada hari Kamis (19/3/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Dengan kenaikan pangkat ini, Alfred Papare kini menyandang pangkat jenderal bintang dua. Nama dan jabatannya pun berubah menjadi Irjen Alfred Papare. Ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kariernya, yang selama ini dikenal sebagai sosok pekerja keras dan memiliki dedikasi tinggi.

Latar Belakang dan Karakter Kepemimpinan

Lahir di Serui, Papua, pada 6 April 1974, Irjen Alfred Papare adalah putra asli Papua. Ia juga merupakan cucu dari Silas Papare, seorang pahlawan nasional yang dikenal sebagai pejuang kemerdekaan asal Papua. Latar belakang inilah yang menjadi nilai lebih bagi dirinya, sekaligus membentuk karakter kepemimpinannya yang kuat dan tangguh.

Sebelum menjabat di wilayah Papua, Alfred Papare pernah bertugas di Sulawesi Selatan. Ia pernah ditempatkan di Tana Toraja, Soppeng, dan Kota Makassar. Pengalaman ini memperkaya jam terbangnya di lapangan dan memperluas pemahamannya terhadap berbagai karakter wilayah.

Pendidikan dan Keahlian

Kariernya didukung oleh pendidikan kepolisian yang lengkap. Alfred Papare lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1995, kemudian melanjutkan studi di PTIK pada tahun 2006, Sespim pada 2010, dan Sespimti pada 2019. Ia dikenal memiliki keahlian di bidang intelijen, yang menuntut ketelitian dan strategi tinggi.

Rekam Jejak Panjang

Irjen Alfred Papare memiliki pengalaman luas dalam berbagai jabatan strategis. Beberapa di antaranya adalah:

  • Kapolres Pegunungan Bintang
  • Kapolres Raja Ampat
  • Kapolres Mappi
  • Kapolres Jayapura Kota
  • Wakil Direktur Intelkam Polda Papua
  • Direktur Intelkam Polda Papua

Pada 2023, ia dipercaya sebagai Wakapolda Papua Barat, lalu pada 2024 menjabat Kapolda Papua Tengah. Kini, ia menjabat Kapolda Papua Barat sejak Januari 2026.

Momentum Kenaikan Pangkat untuk 47 Pati

Dalam upacara tersebut, total 47 perwira tinggi Polri naik pangkat. Rinciannya, 1 perwira menjadi Komjen, 14 perwira menjadi Irjen, dan 32 perwira menjadi Brigjen. Salah satunya adalah Alfred Papare, yang naik dari bintang satu ke bintang dua.

Kebanggaan Alumni Akpol 1995

Kenaikan pangkat ini juga mengangkat nama alumni Akpol 1995. Angkatan ini dikenal solid dan telah melahirkan banyak perwira tinggi Polri. Momentum ini menjadi kebanggaan bersama, bukan hanya bagi pribadi Alfred Papare, tetapi juga bagi keluarga besar alumni.

Riwayat Jabatan

Berikut riwayat jabatan lengkap Irjen Alfred Papare:

  • Pama Polda Sulselra (1995)
  • Kasat IPP Polres Tana Toraja Polda Sulselra (1996)
  • Kasat IPP Polres Soppeng Polda Sulsel (1997)
  • Pamen Polwiltabes Makassar Polda Sulsel (2003)
  • Kabag Ops Polres Mimika Polda Papua (2006)
  • Wakapolres Mimika Polda Papua (2006)
  • Kapolres Pegunungan Bintang Polda Papua (2007)
  • Kapolres Raja Ampat Polda Papua (2009)
  • Pamen Polda Papua (2010)
  • Kapolres Mappi Polda Papua (2010)
  • Kapolres Jayapura Kota Polda Papua (2011)
  • Wadirintelkam Polda Papua (2015)
  • Kabidkum Polda Papua (2017)
  • Kabidpropam Polda Metro Jaya (2017)
  • Analis Kebijakan Madya bidang Provos Divpropam Polri (2018)
  • Dirintelkam Polda Papua (2020)
  • Irwasda Polda Papua (2020)
  • Wakapolda Papua Barat (2023)
  • Kapolda Papua Tengah (2024)
  • Kapolda Papua Barat (2026)

Harta Kekayaan

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 27 Januari 2023, Irjen Alfred Papare memiliki harta kekayaan sebesar Rp4.425.000.000. Berikut rincian harta kekayaannya:

II. DATA HARTA

  • TANAH DAN BANGUNAN: Rp. 3.300.000.000
  • Tanah Seluas 327 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI: Rp. 800.000.000
  • Tanah dan Bangunan Seluas 256 m2/90 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI: Rp. 600.000.000
  • Tanah Seluas 453 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI: Rp. 1.000.000.000
  • Tanah Seluas 231 m2 di KAB / KOTA JAYAPURA, HASIL SENDIRI: Rp. 400.000.000
  • Tanah Seluas 320 m2 di KAB / KOTA JAYAPURA, HASIL SENDIRI: Rp. 500.000.000

  • ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN: Rp. 700.000.000

  • MOBIL, HONDA CRV Tahun 2009, HASIL SENDIRI: Rp. 150.000.000
  • MOBIL, HYUNDAI/IONIQ EV (4X2) A/T SEDAN/MOBIL PENUMPANG Tahun 2022, HASIL SENDIRI: Rp. 550.000.000

  • HARTA BERGERAK LAINNYA: Rp. —-

  • SURAT BERHARGA: Rp. —-

  • KAS DAN SETARA KAS: Rp. 425.000.000

  • HARTA LAINNYA: Rp. —-

Sub Total: Rp. 4.425.000.000

III. HUTANG

  • HUTANG: Rp. —-

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III)

  • TOTAL HARTA KEKAYAAN: Rp. 4.425.000.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *