Gerbang Tol Kualanamu Viral, Tarif Mobil Melonjak Rp527 Ribu

Gerbang Tol Kualanamu Viral, Pengemudi Mobil Kena Tarif Rp 527.000 Dari Normalnya Rp 37.000

Sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi di gerbang tol Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, yang viral di media sosial. Seorang pengemudi mobil mengaku dikenai tarif sebesar Rp 527.000, jauh lebih tinggi dari tarif normal yang biasanya hanya Rp 37.000. Kejadian ini memicu berbagai respons dari masyarakat dan menjadi perhatian khusus dari pihak pengelola jalan tol.

Biasanya, untuk rute dari Gerbang Tol Teluk Mengkudu menuju Gerbang Tol Kualanamu, tarif yang diberlakukan adalah sebesar Rp 37.000. Namun, kali ini layar pembayaran menunjukkan angka yang sangat besar, yaitu Rp 527.000. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa (11/11/25) dan sempat memicu kebingungan serta berbagai komentar warganet.

PT Jasamarga Kualanamu Tol (JKT) sebagai pengelola jalan tol mengklaim bahwa kejadian ini sudah ditangani sesuai prosedur. Menurut Direktur Utama PT JKT, Thomas Dwiatmanto, pengguna jalan tol membayar sesuai dengan tarif golongan I yang berlaku untuk rute tersebut senilai Rp 37.000. Pernyataan ini disampaikan melalui keterangan tertulis yang dikutip dari beberapa sumber berita.

Menurut penjelasan Thomas, kendaraan golongan I itu melakukan tap in di GT Teluk Mengkudu pada pukul 15.45 WIB dan tap out di GT Kualanamu pada pukul 20.39 WIB. Sistem kemudian mendeteksi bahwa kartu uang elektronik pengendara dalam kondisi “travel expired” (294 menit), melebihi waktu tempuh normal untuk rute tersebut.

Pengemudi mengakui bahwa ia membutuhkan waktu lebih lama karena sedang memasang kamera CCTV di SPBU Rest Area 65 B arah Kualanamu. Sesuai prosedur, petugas customer service melakukan pengecekan ulang kesesuaian data kartu uang elektronik dan kendaraan menggunakan rekaman CCTV di gerbang tol.

“Apabila ada indikasi penyalahgunaan kartu uang elektronik, maka pengguna jalan akan membayar dua kali tarif jarak terjauh, yaitu sebesar Rp 527.000,” kata Thomas. Nilai tersebut merupakan hasil perhitungan dua kali tarif terjauh integrasi Ruas Tol Medan Raya.

Setelah dilakukan verifikasi dan ditemukan bukti bahwa pengendara memang sedang bekerja di lokasi sekitar, petugas melakukan validasi sistem transaksi. Dengan begitu, pengguna jalan hanya perlu membayar tarif normal sebesar Rp 37.000.

“Atas pemberitaan di media sosial tersebut, PT JKT menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang merasa terganggu waktu perjalanannya,” ucap Thomas. Ia juga menegaskan bahwa mekanisme keamanan transaksi tol diterapkan untuk mencegah penyalahgunaan, seperti pertukaran kartu uang elektronik di ruas tol.

PT JKT berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan, serta memastikan setiap proses transaksi berlangsung transparan dan akurat. Thomas juga mengimbau pengendara selalu memastikan saldo uang elektronik mencukupi dan memeriksa nominal transaksi di layar pembaca (reader) sebelum meninggalkan gerbang tol.

Penjelasan Lebih Lanjut Tentang Sistem E-Toll

  • Proses Transaksi E-Toll

    Setiap kendaraan yang melewati gerbang tol akan diproses oleh sistem e-toll yang terhubung dengan kartu uang elektronik. Sistem ini menghitung biaya berdasarkan jarak tempuh dan jenis kendaraan. Jika terjadi gangguan atau kesalahan, pengguna dapat mengajukan pengaduan melalui layanan pelanggan.

  • Kartu E-Toll yang Kedaluwarsa

    Kartu uang elektronik memiliki masa berlaku tertentu. Jika kartu kedaluwarsa, pengguna mungkin akan dikenai tarif tambahan. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa dan memperbarui saldonya secara berkala.

  • Peran CCTV di Gerbang Tol

    CCTV digunakan untuk memastikan keamanan dan keandalan sistem transaksi. Rekaman video dapat digunakan untuk memverifikasi kejadian yang terjadi, seperti kesalahan pembayaran atau penyalahgunaan kartu.

  • Tindakan Pengelola Jalan Tol

    Pengelola jalan tol memiliki prosedur standar untuk menangani masalah transaksi. Proses ini mencakup pemeriksaan data, verifikasi, dan penanganan keluhan pengguna secara cepat dan efisien.

Tips untuk Pengemudi

  • Pastikan saldo uang elektronik cukup sebelum memasuki jalan tol.
  • Periksa nominal transaksi di layar pembaca (reader) sebelum meninggalkan gerbang tol.
  • Jika terjadi kesalahan atau gangguan, segera hubungi layanan pelanggan PT JKT.
  • Jangan lupa untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa kartu e-toll agar tidak terjadi masalah saat melakukan transaksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *