Perayaan Ulang Tahun Pertama PXDL dengan Turnamen Padel Internal di Medan
MEDAN – Komunitas padel di Kota Medan terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Salah satu klub padel terbesar di kota ini, PXDL, menggelar turnamen internal dalam rangka merayakan hari jadi pertamanya. Acara ini diselenggarakan di Quantum Sports & Social Club dan berlangsung selama dua hari, mulai dari 11 hingga 12 April 2026.
Turnamen ini menjadi momen spesial bagi keluarga besar PXDL. Selain sebagai perayaan anniversary pertama, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat ikatan antaranggota melalui suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi kebersamaan dan silaturahmi.
Ketua panitia sekaligus Ketua Klub PXDL, Jeffry Julian Tandela, menjelaskan bahwa turnamen ini khusus diikuti oleh anggota aktif PXDL. Ia menyatakan bahwa acara ini digelar dalam rangka ulang tahun pertama klub tersebut. Dengan jumlah peserta mencapai 128 pemain, acara ini dirancang agar tetap kompetitif dan terorganisir dengan baik.
Jeffry menegaskan bahwa kuota peserta dibatasi untuk menjaga kualitas pertandingan. Saat ini, total anggota PXDL mencapai lebih dari 1.055 orang. Dari jumlah tersebut, hanya anggota yang paling aktif yang diundang untuk berpartisipasi dalam turnamen.
Para pemain kemudian dibagi ke dalam beberapa tim yang telah disusun secara merata berdasarkan level kemampuan masing-masing. Tim-tim yang ambil bagian dalam turnamen ini antara lain Paladium Team, Corcuera, Roqueta, Magic, Atrium, Acapulco, dan Bahia.
“Ini benar-benar internal, tapi tetap kompetitif,” tambahnya. Turnamen ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bertujuan untuk mempererat hubungan antaranggota. Para member tidak hanya bertanding, tetapi juga membangun interaksi sosial yang lebih solid dalam satu komunitas.
Di sisi lain, turnamen ini juga dimanfaatkan sebagai wadah untuk membuka peluang kolaborasi dengan berbagai brand. Dengan menghadirkan event yang terorganisir dan melibatkan ratusan peserta serta penonton, PXDL ingin meningkatkan nilai engagement dan awareness, baik bagi komunitas itu sendiri maupun bagi para mitra yang telah maupun yang akan bekerja sama.
Jeffry juga mengungkapkan bahwa turnamen kali ini mengalami peningkatan signifikan, baik dari segi skala maupun kualitas penyelenggaraan dibandingkan event sebelumnya. Penambahan jumlah peserta, sistem pertandingan yang lebih tertata, serta kesiapan teknis di lapangan yang lebih matang menjadi indikator peningkatan tersebut.
Pria yang akrab disapa Jeje itu mengatakan bahwa dukungan sponsor serta fasilitas venue yang kini jauh lebih memadai turut berkontribusi pada kesuksesan acara ini. Dengan ketersediaan lapangan yang lebih banyak dan standar penyelenggaraan yang terus ditingkatkan, turnamen kali ini diharapkan mampu memberikan pengalaman bertanding yang lebih profesional sekaligus nyaman bagi seluruh peserta.
Jeffry berharap seluruh peserta dapat menikmati setiap pertandingan dengan menjunjung tinggi semangat kebersamaan dan sportivitas. Ia ingin suasana kompetisi tetap terasa hangat dan menyenangkan, di mana para pemain tidak hanya fokus meraih kemenangan, tetapi juga menikmati proses, mempererat hubungan, serta membangun kekompakan sebagai satu keluarga besar PXDL.
“Saya ingin semua bermain dengan santai, happy, dan fun. Karena pada akhirnya, semua peserta adalah bagian dari keluarga PXDL. Siapapun yang juara, tetap teman kita semua,” ucapnya.
Ke depan, PXDL berkomitmen untuk terus mengembangkan olahraga padel di Medan dan Sumatera Utara. Mereka bahkan telah menjadikan turnamen internal sebagai agenda rutin dua kali dalam setahun.
“Kami konsisten menggelar turnamen setiap enam bulan sekali. Kemungkinan berikutnya akan digelar sekitar September atau Oktober,” ungkap Jeffry.
Sementara itu, Kapten Tim Magic, Dicky, menilai turnamen kali ini berlangsung lebih meriah dan menghadirkan tantangan yang lebih besar dibandingkan edisi sebelumnya. Ia melihat peningkatan antusiasme peserta, kualitas permainan yang semakin kompetitif, serta atmosfer pertandingan yang lebih hidup, sehingga membuat setiap laga terasa lebih seru dan penuh gengsi.
“Event ini sangat menarik karena bisa mengumpulkan ratusan pemain. Mengorganisirnya memang tidak mudah, tapi hasilnya sangat baik,” katanya.
Menurutnya, peningkatan jumlah lapangan dari empat menjadi enam turut memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran jalannya turnamen. Dengan kapasitas lapangan yang lebih banyak, jadwal pertandingan dapat diatur lebih efisien, meminimalisir waktu tunggu antar laga, serta menjaga ritme kompetisi tetap berjalan optimal. Hal ini juga berdampak pada kualitas pertandingan yang lebih terjaga, karena para pemain dapat tampil lebih fokus dan nyaman tanpa harus menunggu terlalu lama.
“Sekarang lebih besar. Lapangan sudah enam, peserta juga lebih banyak, jadi pasti lebih seru,” ujar.
Dari sisi persaingan, Dicky menyebut pertandingan akan berlangsung ketat karena panitia telah menyusun komposisi tim berdasarkan level kemampuan pemain. “Setiap tim sudah disusun dengan level yang merata. Para kapten juga punya strategi masing-masing dalam memilih pemain, jadi persaingan akan sangat seimbang,” jelasnya.
Ia juga menyebut salah satu tim yang patut diwaspadai adalah tim Aca Pulco yang diperkuat pemain berlevel tinggi dan mantan juara. “Pesaing berat mungkin dari tim Aca Pulco karena mereka punya pemain gold yang pernah juara,” tambahnya.
Pada edisi turnamen sebelumnya, tim yang dipimpin Dicky harus puas finis di peringkat keenam. Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi timnya untuk tampil lebih baik pada turnamen kali ini. Ia pun berharap, pada edisi sekarang timnya mampu menunjukkan peningkatan performa dan bersaing hingga meraih gelar juara. Selain itu, Dicky juga berharap turnamen ini dapat berjalan lancar serta menjadi momentum positif bagi perkembangan olahraga padel di Kota Medan, yang menurutnya masih berada dalam tahap awal pertumbuhan namun memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
“Komunitas padel di Medan semakin berkembang. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih besar lagi dan semakin banyak yang terlibat,” pungkasnya.












